Hak Pakai Kios di Pasar Margalela Sampang Tak Dicabut

Bupati dan Wakil Bupati Sampang
Bupati dan Wakil Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi - H. Abdullah Hidayat beli topi di pasar Margalela.
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sampang – Para pengguna kios yang tidak beraktivitas di pasar Margalela, Jalan Syamsul Arifin, Kecamatan/Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, tidak mendapatkan sanksi hingga hari ini, Selasa (16/7/2019).

Pemerintah daerah memberi batas waktu kepada pengguna kios hingga tanggal 15 Juli 2019. Jika tidak membuka kiosnya hak pakai akan dicabut.

Ada 12 kios yang sudah diberi tulisan “Per Tanggal 1 April 2019 Diambil Alih Pemda”. Dengan tulisan berwarna merah. Jumlah kios yang tersedia sebanyak 55 lokal dan 57 los.

Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi menyampaikan, pasar Margalela tidak akan dibiarkan dalam kondisi sepi pengunjung. Pihaknya akan melakukan promosi dan program yang mengarah bagaimana pasar bisa berkembang.

Baca Juga:  Sumenep Hadapi Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten Kreatif Kemenparekraf

Baca Juga: Gol Cepat Persipura, Pupuskan Ambisi Menang

“Kami tegas akan mencari orang-orang atau calon pedagang yang komitmen dan siap buka usaha,” ujarnya.

Pihaknya akan menggelar rapat dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk memastikan mencabut hak pengguna kios jika ada yang tidak pernah buka.

“Kami berpikir pada kepentingan umum. Bukan hanya kepentingan program kerja pemerintah,” tandasnya.

Kabid Pengelolaan Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sampang, Sapta N. Ramlan mengklaim, pengguna kios tidak dicabut karena beraktivitas semua walau pun tidak setiap hari.

“Mereka buka cuma tidak rutin setiap hari. Karena kondisi pasar masih sepi pengunjung,” dalihnya.

Pihaknya mengaku sudah rapat dengan Bupati dan Wakil Bupati, melaporkan jumlah kios dan los yang digunakan.

Baca Juga:  Wanita Sampang Aniaya Bapak Kandung hingga Tewas

“Insyaallah, semua klarifikasi baik kios dan los kami sampaikan kepada Bupati besok,” pungkasnya.(*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.