Hanya 3 dari 267 CJH Sumenep Lunasi Haji di Masa Perpanjangan, Total Kuota Jadi 1.418 Orang

Avatar of PortalMadura.com
Hanya 3 dari 267 CJH Sumenep Lunasi Haji di Masa Perpanjangan, Total Kuota Jadi 1.418 Orang
Hanya 3 dari 267 CJH Sumenep Lunasi Haji di Masa Perpanjangan, Total Kuota Jadi 1.418 Orang
PortalMadura.comDari 267 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Sumenep yang belum melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) pada tahap kedua, hanya tiga orang yang memanfaatkan masa perpanjangan pelunasan yang berlangsung 20-23 Januari 2026. Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sumenep, Ahmad Halimy, Senin (26/1/2026).
Masa perpanjangan tersebut diberikan Kemenhaj Provinsi Jawa Timur bagi jemaah haji reguler dan cadangan yang gagal melunasi pada tahap sebelumnya, termasuk mereka yang mengalami kesalahan data embarkasi dan perlu membayar selisih Bipih. Syarat istithaah kesehatan tetap berlaku sebagai prasyarat pelunasan.
“Dari 267 CJH yang belum lunas, hanya tiga orang yang berhasil melunasi pada masa perpanjangan ini,” ujar Halimy di kantornya.
Dengan tambahan tiga jemaah tersebut, total kuota jemaah haji Kabupaten Sumenep tahun 2026 menjadi 1.418 orang, terdiri dari jemaah reguler dan cadangan. Sebelumnya, jumlah tercatat 1.415 orang.
Halimy menjelaskan, porsi jemaah yang dipastikan berangkat dari Sumenep sebanyak 1.327 orang. Jumlah ini mencakup jemaah reguler, Pendamping Haji Daerah (PHD), serta pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) setempat.
“Sisanya dari jemaah cadangan masih menunggu alokasi tambahan kuota dari Provinsi Jawa Timur,” terangnya.
Saat ini, seluruh CJH Sumenep tengah menjalani bimbingan manasik haji secara daring yang diselenggarakan Kemenhaj. Tahap selanjutnya, bimbingan tatap muka akan segera dilaksanakan setelah koordinasi finalisasi lokasi, jadwal, dan kesiapan logistik.
“Kami sedang mematangkan persiapan bimbingan manasik luring. Lokasi, waktu, dan teknis pelaksanaan masih dalam tahap pembahasan akhir bersama stakeholder terkait,” tambah Halimy.
Kemenhaj Sumenep mengimbau seluruh calon jemaah haji yang telah melunasi untuk aktif mengikuti seluruh tahapan bimbingan manasik guna mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual menjelang keberangkatan ke Tanah Suci pada pertengahan 2026 mendatang.
Pemerintah juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan memenuhi syarat istithaah sebagai bagian dari kesiapan ibadah haji yang aman dan bermakna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses