Hari Dianjurkan untuk Potong Kuku dalam Islam

  • Bagikan
memotong kuku
Ilustrasi

PortalMadura.Com – Islam merupakan agama yang sangat mencintai kebersihan dan keindahan. Karena itu selalu diajarkan dan ditanamkan sesuai tuntunan hadis Rasulullah SAW, diantaranya yakini kebersihan adalah sebagian dari iman.

Kebersihan yang dimaksud tidak hanya kebersihan jasmani saja namun rohani juga. Salah satu hal yang termasuk bagian dari menjaga kebersihan jasmani adalah dengan memotong kuku.

Dalam beberapa literatur Islam, ada hari-hari yang dianjurkan untuk memotong kuku. Imam Ibnu Qosim al-Ghazi, dalam kitabnya Hasyiyah al-Bajuri menjelaskan bahwa memotong kuku disunnahkan pada hari Jumat, Senin, dan Kamis. Sebagaimana penjelasan dalam syair berikut;

“Seperti hari Jumat, hari-hari seperti Kamis dan Senin disunnahkan untuk memotong kuku, adapun hari selainnya sebagai berikut;

“Memotong kuku hari Sabtu menimbulkan penyakit yang menggerogoti tubuh. Melakukan hal serupa pada hari Ahad menyebabkan hilangnya barokah.”

“Dan pada hari keempat, yaitu Rabu, memotong kuku dapat menyebabkan buruk akhlak. Dan di hari Kamis, melakukannya mendatangkan kekayaan.”

“Dan menambah ilmu dan sifat santun, jika dilakukannya pada hari Jumat. Demikianlah kami riwayatkan dari Nabi SAW.”

Namun ada juga riwayat yang mengatakan bahwa memotong kuku tidak dibatasi terhadap hari-hari tertentu saja, tetapi bebas dan baik dilakukan pada semua hari. Hal ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah;

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah SAW pernah berkata; “Barang siapa memotong kukunya pada hari Sabtu maka akan keluar darinya penyakit dan masuk ke dalamnya obat. Barang siapa memotong kukunya pada hari Ahad maka akan keluar darinya kemiskinan dan masuk ke dalamnya kekayaan. Barang siapa memotong kukunya pada hari Senin maka akan keluar darinya kecacatan dan masuk ke dalamnya kesehatan.”

“Barang siapa memotong kukunya pada hari Selasa maka akan keluar darinya penyakit barosh dan akan masuk ke dalamnya kesembuhan. Barang siapa memotong kukunya pada hari Rabu akan keluar darinya penyakit waswas dan ketakutan dan akan masuk ke dalamnya keamanan dan kesehatan. Barang siapa memotong kukunya pada hari Kamis akan keluar darinya penyakit kusta dan akan masuk ke dalamnya kesembuhan. Barang siapa memotong kukunya pada hari Jumat maka akan masuk ke dalamnya rahmat dan keluar darinya dosa-dosa.”

Namun ulama-ulama Syafi’iyah berpendapat bahwa hari yang paling baik untuk memotong kuku adalah hari Jumat. Dan tidak ada larangan juga untuk selalu memotong kuku selain hari Jumat, karena untuk membersihkan diri di anjurkan setiap hari dalam Islam, dan tidak terbatas pada hari-hari tertentu.

Demikian penjelasan mengenai hari baik untuk memotong kuku. Hari apapun memotong kuku tidaklah bermasalah, yang terpenting adalah tetap menjaga kuku agar tetap selalu bersih. Wallahu alam (islami.co/Nanik)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.