oleh

Hari Ibu, KOPRI Pamekasan Bagikan Seribu Bunga

PAMEKASAN (PortalMadura) – Sejumlah aktivis perempuan Korp PMII Putri (Kopri) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, turun jalan bagi-bagi seribu bunga memperingati hari ibu internasional (Happy Mohter’s Day), Minggu (22/12/2013).

Aksi moral mengingatkan cinta kasih, semangat dan perjuangan seorang ibu itu dilakukan di seputaran monumen Arek Lancor pusat kota. Mereka nampak semangat memberikan bunga cantik kepada para pengguna jalan yang melintas di depannya dengan sambil menebar senyum pada mereka.

Ketua Kopri Pamekasan, Zahratun mengatakan, aksi moral itu hanya mengingatkan kepada masyarakat bahwa kasih ibu tiada batasnya. Simbol bunga yang dibagikan adalah menggambarkan sosok ibu yang halus dan lembut selalu memberikan kenyamanan pada anak dan keluarganya.

“Sebenarnya tidak cukup menggambarkan sosok dan kasih sayang ibu hanya dengan aksi seperti ini, tapi paling tidak kita mengingatkan bahwa sosok ibu perlu terus mendapat cinta dan kasih sayang dari anak dan keluarganya,” katanya.

Menurut Zahratun, dalam agama juga telah dijelaskan bahwa seorang ibu adalah sosok yang harus dihormati dan dilarang meninggikan pembicaraan ketika bercakap dengan ibu.

“Betapa tingginya sosok ibu dimata agama sehingga Rasulullah SAW juga pernah bersabda,”Andai sepanjang usia kau gunakan untuk berbakti kepada ibumu, itu belumlah setimpal dengan sekali jeritan saat dia melahirkanmu,” jelasnya, sambil mengutip sebuah hadist nabi tentang ibu.

Ia berharap, pada momentum hari ibu ini, kita bisa terus berbakti dan menghormati lebih baik lagi karena surga anak berada di telapak kaki ibu. “Hormat dan patuh pada ibu itu adalah harga mati tak perlu diperdebatkan lagi,” tegasnya.(reiza/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE