oleh

Hari Pers, Wartawan Pamekasan Kutuk Wartawan ‘CNN’

PAMEKASAN (PortalMadura) – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang ke-27, sejumlah wartawan harian dari berbagai media cetak dan elektronik, serta media online di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Pemkab setempat, Senin (10/2/2014).

Dalam aksi itu, mereka mengusung beberapa persoalan, yakni kekerasan terhadap wartawan, menutup akses terhadap oknum yang mengaku sebagai wartawan, mengutuk keras terhadap keberadaan wartawan CNN (Cuma nanya-nanya), serta memberikan kemudahan akses dalam melakukan konfirmasi pemberitaan terhadap wartawan yang jelas-jelas medianya ada.

“Selama ini, banyak oknum wartawan yang kerjanya hanya nanya-nanya, tetapi tidak jelas medianya dan hanya menakut-nakuti, sehingga pejabat dilingkungan Pemkab Pamekasan perlu melakukan verifikasi terhadap keberadaannya,” kata salah satu wartawan Taufiqurrahman.

Bahkan ia meminta agar pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan memberikan kemudahan kepada wartawan harian dalam melakukan konfirmasi dan peliputan untuk mengakses informasi pembangunan. Sehingga dengan mudahnya akses informasi, masyarakat bisa lebih cerdas menyimak informasi pembangunan pemerintah.

“Kami hanya membutuhkan kemudahan dalam melakukan kerja jurnalistik, mudah dalam mendapatkan konfirmasi informasi terhadap pemberitaan, tolong jangan persulit kami,” jelasnya.

Aksi tersebut, ditemui oleh Sekda Kabupaten Pamekasan Alwi Beq, Kabag Humas, Hairul Hidayat serta Asisten Bidang Pemerintahan Achmad Faisol. Wartawan Pamekasan berharap kerja sama yang baik antara wartawan harian dengan Pemkab Pamekasan yang telah lama terjalin bisa tetap terpelihara dengan baik.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Pamekasan Alwi mengatakan, pihaknya akan berupaya memenuhi permintaan wartawan itu, bahkan ia akan segera mengumpulkan seluruh jajaran kepala dinas untuk mensosialisasikan tuntutan dari wartawan harian dari berbagai media itu.

“Kita akan segera lakukan sosialisasi kepada jajaran SKPD, dan kami akan berupaya untuk memenuhi permintaan teman-teman wartawan, termasuk memberikan kemudahan dalam konfirmasi pemberitaan,” ujarnya.

Menurut Alwi, hal itu akan dilakukan, karena wartawan merupakan mitra pemerintah, sehingga keberadaannya sangat dibutuhkan dalam rangka mengabarkan dan menginformasikan kegiatan-kegiatan pemerintah kepada masyarakat. (reiza/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.