oleh

Hati-hati! 5 Kebiasaan Buruk Ini Bikin AC Mobil Cepat Rusak

PortalMadura.ComAir conditioner (AC) pada mobil merupakan bagian terpenting berkendara apalagi iklim tropis seperti di Indonesia. Terlebih di kota-kota besar yang sering mengalami kemacetan. Tentunya, komponen mobil yang satu ini memiliki peran penting untuk kenyamanan pengendara.

Sayangnya, masih banyak orang yang tidak tahu jika performa AC tidak hanya dipengaruhi usia pemakaiannya. Faktanya, penyebab dari AC yang rusak secara dini justru terkadang disebabkan oleh kebiasaan-kebiasaan buruk dari pemiliknya. Mereka tidak sadar telah melakukan hal-hal yang menyebabkan AC mobil rusak prematur.

Berikut lima kebiasaan buruk pengendara yang bisa merusak AC dengan cepat:

Membuka Jendela Terlalu Lama saat AC Menyala
Hal ini akan membuat berat kerja dari kompresor. Ini sama saja Anda mengeksploitasi kerja kompresor untuk membuat suhu kabin mencapai titik ideal.

Merokok
Hal ini jelas tidak disarankan. Merokok dalam mobil dengan kondisi AC menyala akan membuat filter kabin dan evaporator kotor. Selain itu, kompresor juga akan bekerja lebih keras.

iklan hari santri

Pemakaian Pewangi yang salah
Sebenarnya penggunaan pewangi mobil yang ideal adalah pewangi cair. Sangat tidak disarankan menggunakan pewangi yang berbentuk gel. Pasalnya, pewangi gel akan berubah menjadi gas dan menguap.

Akan tetapi, saat terkena suhu dingin di evaporator justru akan menjadi gel dan mengendap di evaporator.

Kurang Perhatian pada Kebersihan Kabin Mobil
Kebanyakan orang justru membuang sampah di dalam mobil dan meninggalkannya dengan berdalih lupa. Hal ini akan membuat bau di mobil tidak sedap. Ditambah lagi dengan debu serta kotoran yang menempel di kabin.

Kondisi ini tentu akan membuat sistem kerja AC memutar udara di kabin, masuk ke filter, lalu diembuskan kembali. Jika kabin kotor, kotoran akan tersedot dan membuat filter cepat kotor.

Mematikan Mesin Mobil saat AC Masih Menyala
Nah, ini yang paling sering dijumpai. Mematikan mesin mobil saat AC masih menyala. Akibatnya, saat Anda menghidupkan mobil di kemudian hari, maka AC langsung bekerja.

Faktanya saat distarter, beban listrik lebih besar untuk menghidupkan mesin. Selain dapat merusak aki, arus listrik yang masuk juga tidak stabil. Sehingga hal ini bisa merusak sistem kelistrikan AC. (merdeka.com/Salimah)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.