Hati-Hati dalam Bersumpah, Ini Ancamanya Menurut Hadis

  • Bagikan
sumpah palsu
Ilustrasi

PortalMadura.Com – Sumpah merupakan kata yang sering kali digunakan untuk penguatan dalam mempertahankan pernyataanya. Terkadang, sebagian besar orang mengucapkan sumpah untuk menyakinkan orang lain ketika mereka dalam keadaan tertekan. Tak dapat dipungkiri, sumpah memang dipercaya dapat menjadi salah satu argumen yang kuat apalagi jika dibarengi atas nama Allah SWT dan tidak diragukan kebenarannya.

Meski demikian, perlu anda ketahui bahwa ternyata sumpah tidak hanya satu. Ada berbagai macam jenis sumpah yang biasanya dilontarkan oleh beberapa orang. Salah satu di antaranya ialah sumpah ghamus.

Sumpah ghamus yakni seseorang bersumpah dan sengaja berbohong di dalamnya. Misalnya ia berkata, “Demi Allah aku telah membeli barang ini seharga lima puluh ribu,” padahal ia tidak membeli seharga itu. Atau ia berkata, “Demi Allah, aku telah melakukan hal ini,” padahal ia belum melakukannya.

Sumpah yang demikian dinamakan sumpah ghamus, karena sumpah tersebut membenamkan pelakunya ke dalam dosa. Dan Sumpah itulah yang dimaksudkan oleh sabda Rasulullah SAW bahwa, “Barangsiapa bersumpah dan ia bohong di dalamnya untuk merampas harta orang Muslim, maka ia bertemu Allah dalam keadaan marah kepadanya,” (Muttafaq alaih).

Lantas, apa hukum sumpah ghamus? Hukum sumpah ghamus ialah tidak sah dengan kafarat. Namun, di dalamnya diwajibkan taubat dan istighfar karena dosanya terlalu besar. Apalagi jika ia menggunakan sumpah ghamus tersebut untuk merampas kekayaan orang Muslim lainnya dengan cara yang batil.

Demikian mengenai ancaman bagi orang yang melakukan sumpah bohong menurut sabda Rasulullah SAW. Semoga informasi tersebut bermanfaat. (islampos.com/Nanik)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.