HCML Gelar Sosialisasi Lanjutan Pengembangan Lapangan MDA-MBH di Pulau Raas

  • Bagikan
HCML Gelar Sosialisasi Lanjutan Pengembangan Lapangan MDA MBH di Pulau Raas
Sosialisasi Lanjutan Pengembangan Lapangan MDA-MBH di Pulau Raas (Ist)

PortalMadura.Com, Sumenep – Salah satu kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) minyak dan gas (Migas) Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) yang beroperasi di selat Madura melakukan kegiatan sosialisasi lanjutan pengembangan lapangan MDA-MBH di Kantor Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep.

Lapangan MDA-MBH ini sudah memasuki persiapan produksi yang rencananya akan berlangsung pada semester ke-2 Tahun 2022.

“Dalam sosialisasi ini, HCML bertujuan agar dapat menjadi tetangga yang baik di masa produksi kelak, berkembang bersama masyarakat pulau Raas melalui komunikasi yang baik,” kata Relations Specialist HCML, Ali Aliyuddin.

Setelah memiliki izin, HCML akan melakukan produksi dikaitkan dengan kebutuhan energi yang menjadi target produksi migas nasional.

Camat Raas, N. Habibie R.Z. mendukung kegiatan HCML. Pihaknya meminta agar memberikan yang terbaik bagi warga di Kecamatan Raas.

“Adapun hasil sosialisasi ini, kami mewakili masyarakat menginginkan yang terbaik bagi penduduk di kepulauan yang merupakan kawasan ring satu,” katanya.

HCML diharapkan dapat berperan aktif untuk memberikan sumbangsih di antaranya pengembangan ekonomi, kesehatan dan pendidikan warga kepulauan khususnya Kecamatan Raas.

“Apa yang menjadi harapan warga semoga bisa dipenuhi,” ujarnya.

Sosialisasi di Pulau Sapudi

Sosialisasi serupa juga dilakukan pihak HCML di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Selasa (26/10/2021) dengan dihadiri oleh Manager Regional Office & Relations HCML, Hamim Tohari, Staf Humas SKK Migas Jabanusa, Yustian Hakiki, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Gayam, Herdi Risman, dan perwakilan dari unsur pemerintahan setempat dan masyarakat lokal.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Gayam, Herdi Risman menyampaikan, masyarakat Sapudi pantang untuk mengemis. Yang terpenting, eksploitasi energi di wilayah Gayam (Sapudi) mampu membawa dampak positif untuk masyarakat lokal.

“Masyarakat Sapudi damai, aman dan ingin membangun daerahnya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Hamim Tohari menjelaskan, jika lokasi operasi HCML berada di bekas daerah latihan kapal selam TNI AL, namun demi kepentingan negara, HCML diizinkan beroperasi di titik tersebut.

“Tahun 2017 HCML pernah melakukan sosialisasi, namun terhenti sejenak. Sebagai bentuk rasa hormat kami terhadap masyarakat, maka kami mengadakan sosialisasi lanjutan tahun 2021 ini,” terangnya.

Pada November 2021, kata dia, HCML akan melakukan kegiatan pemboran. Masyarakat tidak perlu khawatir karena kegiatan kapal pemboran ini diam di tempat, tidak seperti kapal eksplorasi yang bergerak. “Jika lancar, insyaallah akan ada kegiatan eksploitasi antara Mei-Juni 2022,” katanya.

Untuk masyarakat, tentu akan ada kegiatan program pengembangan masyarakat (PPM) sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat.

Program tersebut sesuai arahan SKK Migas yang ditujukan untuk membantu mengembangkan masyarakat. Program PPM ada empat (4) bidang yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur.

Program-program tersebut harus disinergikan dengan pemerintah daerah agar sejalan atau tidak tumpang tindih. Mengenai rekrutmen tenaga lokal, akan disesuaikan kebutuhan.

“Jika tidak tertampung, maka akan digunakan opsi melakukan pelatihan-pelatihan kepada anak-anak muda agar memiliki skill tambahan sehingga bisa bekerja dan membuka lapangan usaha,” katanya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.