Indonesia Dorong Industri Kreatif ke Skala Global

Indonesia dorong industri kreatif ke skala global
Kepada Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf memberikan konferensi pers terkait Konferensi Dunia Ekonomi Kreatif (WWCE) pada 25 September di Jakarta. (Dokumentasi Bekraf - Anadolu Agency)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Jakarta – Kementerian Luar Negeri RI bersama Badan Kreatif Ekonomi (Bekraf) akan menyelenggarakan World Conference on Creative Economy (WCCE) di Bali pada 6-8 November 2018.

Kegiatan ini merupakan konferensi bertema kreatif ekonomi berskala global yang pertama digelar di dunia, ungkap Direktur Perdagangan, Komoditas, dan Kekayaan Intelektual (PKKI) Kemlu Tri Purnajaya.

“Keterlibatan Kementerian Luar Negeri dalam WCCE merupakan bentuk komitmen konkret dalam mendukung diplomasi ekonomi Indonesia, khususnya di sektor industri kreatif serta agenda untuk Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030,” kata Tri, Jumat.

Menurut survei, kata Tri, Industri Kreatif menyumbang USD2.250 milyar kepada Produk Domestik Bruto dunia dan memperkerjakan 29,5 juta jiwa.

Pada tahun yang sama, industri ini menyumbang 7,38 persen ekonomi Indonesia yang didominasi oleh sektor kuliner, busana dan kriya, ungkap Tri.

Industri ini juga berkontribusi terhadap 13.2 persen penyerapan tenaga kerja di Indonesia, dengan 53,68 persen pekerja kreatif adalah perempuan.

Dalam WCCE 2018, ujar Tri, Indonesia juga akan menunjukkan kepada dunia bahwa sektor ekonomi kreatif kita maju pesat.

Indonesia tidak hanya konsumen produk dan jasa kreatif, tapi Indonesia juga mampu menjadi bagian dari global value chain ekonomi kreatif.

“Sebagai contoh konkret, 4 dari 6 Unicorns di ASEAN berada di Indonesia,” kata Tri. dilaporkan Anadolu Agency, Sabtu (3/11/2018).

Sebelumnya, pada Sidang Umum PBB ke-73 di New York, Amerika Serikat, Kemlu telah mengorganisir Side Event, Working Luncheon yang dihadiri 150 peserta dari perwakilan tetap dan unsur PBB lain yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran isu ekonomi kreatif di forum multilateral dan promosi penyelenggaraan WCCE.

Direktur Hubungan Antarlembaga Luar Negeri Bekraf Candra Negara menyampaikan perlu adanya kerja sama dan kolaborasi yang erat antar bangsa, di antara unsur penta-helix ekonomi kreatif dunia yakni akademisi, sektor bisnis, komunitas, Pemerintah dan media.

Mengambil tema “Inclusively Creative”, WCCE akan membahas isu terkait pengembangan, kesempatan dan tantangan ekonomi kreatif seperti social cohesion, regulations, marketing, dan ecosystem.

WCCE ditargetkan untuk dihadiri peserta dari wakil Pemerintah, pelaku industri, experts, prominent persons, akademisi dan media.

Sampai saat ini, sudah hampir 50 wakil Negara menyampaikan kehadirannya. WCCE ini juga didukung dan akan dihadiri oleh para pejabat dari Organisasi Internasional terkait ekonomi kreatif, di antaranya UNCTAD, UNIDO, UNCP, UNESCO, IDB dan juga dari D8.

Sejumlah nama seperti Pemenang Sutradara Terbaik Emmy Awards, Lisa Russell; CEO Elevation Barn, Will Travis; CEO and Founder of Bolanle Austen-Peter Production, Bolanle Austen-Peter; President of China Film Group Corporation, Le Kexi; CEO and Co-Founder Moonton (Mobile Legends), Justin Yuan; dan lainnya akan meramaikan WCCE 2018. (AA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.