Ingat! Ini 5 Hal yang Pantang Anda Lakukan pada Helm Motor

  • Bagikan
Ingat!-Ini-5-Hal-yang-Pantang-Anda-Lakukan-pada-Helm-Motor
Ilustrasi (pixabay.com)

PortalMadura.Com – Tidak bisa dipungkiri, setiap pengendara motor wajib memiliki helm. Karena, helm merupakan komponen kendaraan yang harus dipakai saat melakukan perjalanan. Salah satu alasannya untuk menghindari dari terjadinya benturan keras pada bagian kepala apabila terjadi kecelakaan.

Oleh karena itu, perawatan helm harusnya tidak luput dari perhatian bersama agar helm tetap dalam kondisi prima. Tapi sayangnya, tekadang sebagian orang terlalu abai dalam menjaga kualitas helmnya. Misalnya, dengan meletakkan helm di kaca spion, sehingga menyebabkan bagian dalam helm menjadi cepat rusak.

Padahal, ada beberapa wejangan mengenai hal yang pantang dilakukan agar kualitas helm tetap dalam kondisi prima. Apa saja hal yang pantang dilakukan itu?. Simak selengkapnya sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Senin (24/5/2021) dari laman Liputan6.com:

Menggantung Helm Di Spion

Memang hal ini sering dilakukan oleh bikers (pengendara sepeda motor). Terlebih saat melakukan sunday morning riding (sunmori), helm biasanya langsung diletakkan di kaca spion agar mudah mengambil dan meletakkannya setelah berkendara.

Namun hal tersebut ternyata bisa merusak bagian dalam helm. Ini disebabkan karena tekanan dari kaca spion yang menekan bagian EPS dan busa dalam helm, sehingga dikhawatirkan akan merusak dalam jangka waktu yang lama. Apalagi kalau kebiasaan tersebut dilakukan secara terus menerus atau rutin, maka akan ada kerusakan di bagian lainnya juga.

Jangan Letakkan Helm di Jok Motor Tanpa Pengaman

Nah, untuk kondisi yang kedua ini memang kerap terjadi saat terburu-buru. Biasanya, setelah memarkirkan motor, pengendara langsung melepaskan helm dan meletakkannya di jok. Hal ini tentunya tidak disarankan lantaran akan mudah dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Bisa saja meletakkan helm di jok motor, namun harus dibarengi dengan kunci pengamanan juga. Biasanya, bisa menggunakan kunci pengaman tambahan sehingga helm bisa menjadi lebih aman untuk disimpan.

Namun, jika kondisi memungkinkan untuk menitipkan helm ke penitipan, hal tersebut akan menjadi lebih baik. Sebaiknya titipkan helm tersebut, daripada harus meletakkannya di atas jok motor.

Menaruh di Atas Tangki Motor

Untuk pantangan berikutnya adalah meletakkan helm di atas tangki motor. Biasanya, hal ini dilakukan saat nongkrong dengan kawan bikers di cafe. Tidak mau direpotkan dengan menenteng helm, maka helm justru diletakkan di atas tangki motor.

Sejatinya, hal ini tidak boleh dilakukan. Karena, jika helm diletakkan di posisi tersebut, maka uap bensin yang keluar dari sela-sela tutup tangki motor, akan mengisi ruang dalam helm tersebut.

Uap bensin ini secara lama kelamaan akan merusak bagian dalam helm, dan akan meninggalkan residu bahan bakar yang dikhawatirkan dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan juga.

Harus Menggunakan Microfiber

Untuk penggemar helm tentu sudah paham dengan pantangan yang satu ini. Kenapa tidak boleh mengelap helm dengan tisu basah?. Hal ini dikarenakan akan ada goresan yang diciptakan dari tisu basah tersebut pada lapisan helm. Jika ada goresan pada visor, maka pandangan saat menggunakan helm menjadi tidak sempurna dan terganggu.

Disarankan untuk menggunakan lap micorfiber. Ini adalah salah satu cara untuk melakukan perawatan karena dengan menggunakan lap microfiber, dapat menghindari adanya goresan pada bagian luar helm. Di samping itu, penggunaan spray visor cleaner juga penting karena dapat memberikan kecerahan serta kebersihan pada visor.

Bersihkan Helm Setelah Hujan

Setelah berkendara dalam hujan, bikers mungkin saja terlewat untuk membersihkan helm secara menyeluruh. Jika lupa membersihkan helm setelah hujan, maka bagian padding (lapisan) dalam akan menjadi cepat rusak dan bau karena didiamkan dengan kondisi lembap.

Selain itu, kualitas padding juga akan berkurang karena terkena air hujan secara terus menerus. Untuk memberikan perawatan yang maksimal, maka cara yang harus dilakukan adalah membuka seluruh lapisan dalam helm yang bisa dilepas.

Setelah itu, keringkan dengan cara diangin-anginkan secara manual. Jangan langsung menjemur helm dalam keadaan basah di bawah sinar matahari, karena hal tersebut akan merusak padding helm tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.