oleh

Ingin Hidup Bahagia? Berikut 7 Pesan dari Ali bin Abu Thalib

PortalMadura.Com – Hidup bahagia diinginkan oleh semua orang, jaminan hidup bahagia bukan dilihat dari banyaknya harta dan seberapa tinggi tahtanya. Banyak orang yang bergelimangan harta tetapi masih tidak bisa hidup bahagia seutuhnya.

Nasihat dari Ali bin Abu Thalib bisa dijadikan salah satu pedoman hidup. Nasihat ini akan bermanfaat dalam kehidupan, sehingga hati akan terasa tenang, tubuh akan terasa bersemangat, hidup menjadi bahagia, kehormatan dan agama akan terjaga.

Ali bin Abu Thalib pernah berkata, ”Jauhilah tujuh perkara maka tubuhmu akan terasa nyaman, hatimu akan terasa tenang, hidupmu akan bahagia, kehormatan dan agamamu akan terjaga.”

Dilansir dari laman Islami.Co, Senin (28/9/2020), simak penjelasan 7 Pesan dari Ali bin Abu Thalib untuk hidup bahagia dibawah ini:

Jangan Meratapi Masa Lalu

Masa lalu bukan untuk diratapi tetapi direnungkan. Betapa ruginya seseorang menghabiskan hidupnya hanya untuk meratapi sesuatu yang telah berlalu. Karena semua yang telah berlalu tidak pernah terulang kembali. Kalaupun terulang kembali dimensinya akan tetap berbeda. Masa lalu seharusnya dijadikan pelajaran untuk menjemput masa depan yang lebih menjajikan untuk kehidupan dunia dan akhirat.

Jangan Memikirkan Sesuatu yang Belum Tentu Akan Terjadi

Karena hal itu hanya akan menimbulkan kekhawatiran, depresi, stres, memengaruhi kesehatan tubuh dan terjebak dalam ilusi. Teruslah berprasangka baik, karena jalan hidup setiap orang sudah ditetapkan oleh Allah SWT. Dalam Al Quran Allah SWT berfirman, “Katakanlah bahwa sesuatu sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami,” (Q.S. At Taubah: 51).

iklan hari santri

Jangan Suka Menghina

Jangan menghina orang lain jika apa yang engkau hina ada dalam dirimu. Berkacalah pada diri sendiri sebelum menghina orang lain. Tanyakan pada diri sendiri, pantaskah aku menghina orang lain padahal sesuatu yang aku hina dalam dirinya ada juga dalam diriku?

Jangan Meminta Balasan dari Pekerjaan yang Belum Pernah Dilakukan

Karena hal itu sama saja akan menjatuhkan kehormatan dan harga diri sendiri. Orang lain akan menganggap kita tidak jauh berbeda dengan pengemis yang meminta-minta di jalanan.

Jangan Melihat Sesuatu yang Belum Dimiliki dengan Penuh Ketamakan

Melihat sesuatu yang membuat kita termotivasi untuk mendapatkannya, memang tak ada larangan dalam agama justru diperintahkan selama masih berada dalam koridor yang dibenarkan. Tetapi jika sudah diikuti dengan ketamakan, hal itu melanggar aturan. Karena ketamakan akan menjerumuskan seseorang dalam perbuatan yang berlebih-lebihan dan tidak terkontrol.

Jangan Marah Kepada Orang yang Terlihat Tenang

Karena hal itu sama saja membangunkan singa dari tidurnya dan memancing kelaparan buaya. Jangan melihat orang tenang tidak bisa berbuat apa-apa. Dalam ketenangannya, ia berusaha menahan amarahnya. Ketika amarahnya keluar maka ledakannya seperti bom atom yang mematikan. Berusahalah tenang keadaan apapun. Menghadapi sesuatu dengan kemarahan tidak akan menyelesaikan masalah, tetapi justru menambah dan memperkeruh masalah.

Jangan Memuji Orang yang Tidak Tahu Diri

Karena orang yang tidak tahu diri semakin dipuji semakin menjadi-jadi dan tidak akan menemukan jalan untuk mengoreksi dirinya. Boleh jadi hari ini dipuji, tetapi bisa jadi esok harinya ia justru menghina dan menjatuhkan kita. Jadi, berhati-hatilah dalam memuji orang lain, apalagi memuji orang yang tidak tahu diri.

Rewriter : Muthmainnatul Lizamah
Sumber : islami.co

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.