Ingin Itikaf di Masjid? Ini 3 Syaratnya

Avatar of PortalMadura.com
Editor: Desy Wulandari
Ingin Itikaf di Masjid? Ini 3 Syaratnya
Ilustrasi (tribunnews)
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Masuk disepuluh malam terakhir Ramadan banyak kaum muslim yang lebih meningkatkan ibadah wajib maupun sunah. Salah satunya yaitu itikaf di masjid. Berdiam diri didalam masjid dengan melakukan berbagai kegiatan sunah, seperti ngaji atau tadarus, salat sunah, berzikir dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Hukum itikaf sendiri adalah sunah. Namun jika sebelumnya sudah bernazar untuk melakukan itikaf, maka hukumnya menjadi wajib dilakukan. Ada beberapa syarat melakukan itikaf di masjid. Apa saja? Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman okezone.com yang dikutip dari nu.or.id, berikut ini penjelasannya:

1. Muslim. Seorang non-Muslim hukumnya tidak sah melakukan itikaf.

2. Berakal. Orang yang tidak berakal tidak sah melakukan itikaf sebagaimana ibadah lainnya.

Baca Juga:  Ini Perbedaan Santet, Teluh, Tenung dan Guna-guna

3. Suci dari hadas besar maupun kecil.

Ada pula beberapa hal yang dapat membatalkan ibadah itikaf, yaitu:

– Bercampur bersama suami atau istri, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al Baqarah Ayat 187 yang artinya: “… Dan janganlah kamu campuri mereka (istrimu) itu, sedang kamu beritikaf di masjid, itulah ketuntuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia agar mereka bertakwa.” (QS Al Baqarah: 18)

Dilarang keluar dari masjid apabila tidak ada udzur. Tetapi diperbolehkan keluar jika memang ada udzur, seperti buang hajat atau buang air kecil. Sebagaimana yang dituturkan oleh Aisyah Radhiyallahu anha: “Rasulullah SAW apabila beritikaf, beliau mendekatkan kepalanya kepadaku, lalu aku sisir rambutnya, dan beliau tidak masuk rumah kecuali untuk keperluan hajat manusia (buang air besar atau buang air kecil).” (HR Al Bukhari nomor 1889 dan Muslim 445)

Baca Juga:  Niat dan Tata Cara Puasa Zulhijah

Demikian penjelasan mengenai syarat itikaf di masjid pada 10 malam terakhir Ramadan. Semoga jelas dan bermanfaat. Wallahu a’lam bishawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.