oleh

Ingin Peroleh Rezeki di Bulan Syawal? Lakukan 5 Hal Ini

PortalMadura.Com – Tanggal 1 syawal merupakan hari raya Idul Fitri. Seluruh umat muslim menyambut hari kemenangan ini dengan suka cita dan kegembiraan. Merasa menang karena telah menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadan selama satu bulan.

Biasanya untuk menyambut hari raya Idul Fitri, Anda mengeluarkan budget yang tidak sedikit. Seperti menyiapkan kue lebaran, baju lebaran, perabotan baru di rumah, dan sebagainya. Sehingga, Anda merasa rezeki akan menyusut di bulan syawal.

Namun Anda tidak perlu khawatir, ada beberapa kunci yang perlu dilakukan untuk menjemput rezeki di bulan Syawal. Kunci meraih kemudahan rezeki adalah dengan bertakwa kepada Allah.

Sebagaimana firman Allah: “…Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya…” (QS Ath-Thalaq: 2-3).

Berikut lima cara meraih derajat ketakwaan di sisi Allah sebagai ikhtiar menjemput rezeki di bulan Syawal:

Membayar Zakat Fitrah
Ibnu ‘Abbas berkata: “Rasulullah mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang berpuasa dari perkataan yang sia-sia dan kata-kata kotor, juga untuk memberi makan pada orang miskin. Barang siapa menunaikannya sebelum shalat (Id), zakat tersebut diterima. Barang siapa menunaikannya sesudah salat, itu hanya dicatat sebagai sedekah biasa,” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Membayar zakat fitrah dapat membersihkan dan melengkapi kekurangan puasa, serta bentuk solidaritas kepada fakir miskin yang tidak punya makanan di Hari Raya. Jika karenaingin mendapatkan rida Allah, maka Allah akan melipatgandakan balasannya.

Puasa Syawal
“Barang siapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh” (HR Muslim).

Puasa Syawal menjadi penyempurna amalan Ramadan, jika dilaksanakan menjadi bukti ketaatan seorang hamba, yang dengan itu rida Allah turun padanya. Jika Allah sudah rida, maka Allah akan mudahkan urusannya (rezeki).

Menjaga Konsistensi Amaliyah Ramadan
Allah menjadikan Ramadan sebagai bulan “training” umat Muslim untuk menjadi hamba yang bertakwa. Bila selama Ramadan Anda mampu berpuasa, salat malam, bersedekah, dan ibadah lainnya, maka bulan Syawal jadi pembuktian berhasil tidaknya “training” tersebut apakah amalan-amalan itu tetap konsisten dilakukan atau tidak.

Silaturahmi
Jika pada hari-hari biasa terlalu sibuk sehingga sulit bersilaturahmi dengan kawan dan kerabat, manfaatkan dengan baik momen libur Lebaran yang cukup panjang ini. Dengan bersilaturahim, dapat saling berinteraksi, bertukar informasi, dan menguatkan hubungan.

Persaudaraan pun salah satu bentuk dari rezeki, karena semakin banyak kawan, semakin terbuka pintu-pintu untuk dimudahkan datangnya rezeki.

“Siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturahmi,” (HR Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud).

Berbisnis
Berbisnis merupakan upaya ikhtiar menjemput rezeki untuk memenuhi kebutuhan hidup, sebagaimana sabda Rasulullah: “Berniagalah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perniagaan,” (HR Ahmad. Imam As Suyuthi menghasankan hadits ini dalam Al Jami’ Ash Shaghir, 1/30).

Menghadapi bulan syawal permintaan pasar meningkat pesat. Ambil peluang itu dengan berbisnis musiman yang paling banyak dicari di bulan itu. Seperti bisnis kue kering, pakaian, rental mobil, dan sebagainya. Wallahu A’lam.  (ummi-online.com/Desy)


Komentar