oleh

Ini Aturan Bergosip dalam Islam

PortalMadura.Com – Pada zaman Rasulullah ghibah atau gosip sudah ada. Parahnya, saat ini hal itu sudah menjadi kebiasaan yang biasa dilakukan semua kalangan. Terutama kaum wanita yang identik dengan aktivitas ini.

Dalam Islam, gosip itu haram hukumnya bahkan termasuk perbuatan yang dilarang Allah SWT karena tidak ada manfaatnya dan bisa menimbulkan fitnah. Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman okezone.com, ada beberapa ayat Alquran yang berisi larangan dan dosa-dosa bergosip.

“Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(QS An-Nuur [24]: 19)

Ayat tersebut turun terkait berita bohong yang dilakukan kaum munafik pasca-perang Bani Mushthaliq, Sya’ban 5 H. Kala itu Ummul Mukminin Siti Aisyah RA dituduh selingkuh dengan sahabat Nabi Muhammad SAW, Shafwan Ibnu Mu’aththal RA. Sehingga menimbulkan instabilitas di kaum Muslimin.

Sudah jelas hukum bergosip adalah siksa yang sangat pedih di dunia dan akhirat. Sedangkan hukuman penuduh zina di dunia adalah, yaitu dicambuk 80 kali sebagaimana firman Allah SWT.

Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (yaitu wanita-wanita yang suci, akil balig dan muslimah] (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) 80 kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka Itulah orang-orang yang fasik” (QS An-Nuur [24]: 4).

Rewriter : Desy Wulandari
Sumber : Okezone.com

Komentar