oleh

Ini Fakta Ka’bah Yang Selama Ini Disembunyikan

PortalMadura.Com – Kepala Bagian Ilmu Ukur Bumi di Universitas Riyadh, Saudi Arabia Prof Hussain Kamel menemukan fakta mencengangkan.

Sebenarnya, kota Mekkah merupakan pusat dari bumi. Itu terkuak setelah ia menarik garis pada peta. Lalu, mengamati posisi ke tujuh benua terhadap Mekkah dan jarak masing-masing.

Penelitian itu, dilakukan hingga dua tahun. Dan puncak penelitian menyebutkan jika Mekkah adalah pusat bumi.

Fakta lain tentang Ka’bah :

1. Mekkah merupakan wilayah yang memiliki gravitasi paling stabil.

2. Tekanan gravitasinya tinggi, dan disitulah berpusatnya kebisingan yang membangun dan tidak bisa didengar oleh telinga.

3. Tekanan gravitasi yang tinggi berdampak langsung pada sistem imun tubuh untuk bertindak sebagai pertahanan dari segala serangan penyakit.

4. Gravitasi yang tinggi = elektron ion negatif yang berkumpul di situ juga tinggi = doa akan termakbul karena di situ adalah tempat gema atau ruang dalam waktu bersamaan.

5. Apa yang diniatkan di hati adalah gema yang tidak bisa didengar tapi bisa terdeteksi frekuensinya.

Pengaruh elektron menyebabkan kekuatan internal kembali tinggi, penuh semangat untuk melakukan ibadah, tidak ada sifat putus asa, mau terus hidup, penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.

6. Gelombang radio tidak bisa mendeteksi posisi Ka’bah.

7. Teknologi satelit pun tidak bisa meneropong apa yang ada di dalam Ka’bah. Frekuensi radio tidak mungkin dapat membaca apa-apa yang ada di dalam Ka’bah karena tekanan gravitasi yang tinggi.

8. Tempat yang paling tinggi gravitasinya memiliki konten garam dan aliran anak sungai di bawah tanah yang banyak.
Sebab itulah jika salat di masjidil Haram, meskipun di tempat yang terbuka tanpa atap sekalipun, masih terasa dingin.

9. Ka’bah bukan sekedar bangunan hitam empat persegi, tetapi satu tempat yang ajaib karena di situ pemusatan energi, gravitasi, zona magnetisme nol dan tempat yang paling dirahmati.

10. Tidur dengan posisi mengahadap Ka’bah secara otomatis otak tengah akan terangsang sangat aktif sampai tulang belakang dan menghasilkan sel darah.

11. Pergerakan mengelilingi Ka’bah arah lawan jam memberikan energi hidup alami dari alam semesta. Semua yang ada di alam ini bergerak menurut lawan jam, Allah SWT telah menentukan hukumnya begitu.

12. Peredaran darah atau apa saja di dalam tubuh manusia sesuai lawan jam. Justru dengan mengelili Ka’bah menurut lawan jam, berarti sirkulasi darah di dalam tubuh meningkat dan sudah tentu akan menambah energi.

Sebab itulah orang yang berada di Mekkah selalu bertenaga, sehat, dan panjang umur.

13. Sedangkan bilangan tujuh itu adalah simbolik ke tidak terhingga banyaknya.

Angka tujuh itu berarti tidak terbatas atau terlalu banyak. Dengan melakukan tujuh kali putaran sebenarnya kita mendapat ibadah yang tidak terbatas jumlahnya.

14. Larangan memakai topi, songkok atau menutup Kepala karena rambut dan bulu roma (pria) adalah ibarat antena untuk menerima gelombang yang baik yang dipancarkan langsung dari Ka’bah.

Sebab itulah melakukan haji, kita seperti dilahirkan kembali sebagai manusia baru karena segala yang buruk telah ditarik dan diganti dengan nur atau cahaya yang baru.

15. Setelah selesai semua itu barulah bercukur atau tahalul. Tujuannya untuk melepaskan diri dari pantang larang dalam ihram.

Namun rahasia dibalik semuanya adalah untuk membersihkan antena atau reseptor dari segala kotoran sehingga hanya gelombang yang baik saja yang akan diterima oleh tubuh kita. (kabarmakkah.com/salimah)


Tirto.ID
Loading...

Komentar