oleh

Ini Pahala Bersyukur yang Harus Umat Muslim Pahami

PortalMadura.Com – Umat muslim yang rajin bersyukur tentu tidak akan luput dari pahala yang diberikan Allah SWT kepadanya. Adapun pahala bersyukur yang paling nyata adalah bertambahnya nikmat, melansir dari laman Republika.co.id, Ahad (7/6/2020).

Sebagaimana firman Allah: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.” (QS. Ibrahim/14: 7). Selain itu, menurut Imam al-Ghazali dalam Minhajul Abidin, Allah SWT tidak hanya akan menambah nikmat, tapi juga akan mengekalkannya.

Nikmat itu sendiri, lanjut Imam al-Ghazali, terbagi menjadi dua, yakni nikmat dunia dan nikmat agama. Nikmat dunia juga terbagi dua, yakni nikmat berasas manfaat dan nikmat berasas perlindungan. Contoh nikmat berasas manfaat adalah bentuk fisik yang sempurna dan rasa lezat menikmati makanan, pakaian, pernikahan, dan lainnya.

Sementara yang dimaksud nikmat berasas perlindungan, yaitu Allah SWT menjaga manusia dari berbagai bahaya. Misalnya, bahaya yang mengancam keselamatan fisik, psikis dan akibat penyakit. Termasuk, perlindungan dari gangguan manusia, jin, binatang buas dan berbisa. Inilah spektrum nikmat dunia yang kalau disyukuri akan bertambah.

Untuk itu, jika nikmat dunia ini diingkari, maka balasan yang diberikan oleh Allah SWT berupa azab dunia, sebelum akhirat nanti. Allah SWT berfirman: “…Tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah. Karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat” (QS. al-Nahl :112).

Sedangkan nikmat agama, juga terbagi dua, yakni nikmat pertolongan dan nikmat penjagaan. Contoh nikmat pertolongan adalah Allah SWT memberi taufik (kemampuan untuk mengikuti petunjuk Allah SWT) kepadamu untuk memeluk Islam, mengikuti sunah Rasulullah, dan berlaku taat.

Terkait hal ini, Allah SWT berfirman: “Dan orang-orang yang mau menerima petunjuk, Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan balasan ketakwaannya” (QS. Muhammad :17).

Menurut pengarang Tafsir Jalalain, orang-orang yang mau menerima petunjuk ini adalah orang yang beriman kepada Allah SWT.

Baca Juga: Amazing, Ini Dia 7 Khasiat Rajin Bersyukur Bagi Kesehatan

Dalam ayat lain, bersyukur berarti berjihad untuk meraih rida Allah SWT. “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik” (QS. al-Ankabut :69).

Selanjutnya, yang dimaksud dengan nikmat penjagaan adalah Allah SWT menjaga manusia dari kekufuran dan kemusyrikan. Setelah itu, Allah SWT juga menjaga agar manusia tidak mengada-ada dalam beribadah (inovasi/bidah). Nikmat inilah akhirnya yang membuat umat Muslim terjaga dari kesesatan dan kemaksiatan yang kalau disyukuri akan bertambah.

Maka dari itu, pantas saja kalau Allah SWT bertanya secara retoris kepada manusia, yaitu: “Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman?. Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui” (QS. al-Nisaa : 114).

Bukti Allah Maha Mensyukuri, kata pengarang Tafsir Jalalain, adalah Allah SWT memberi pahala kepada mereka yang bersyukur. Menurut Rasulullah, bersyukur adalah salah satu cara mengikat nikmat. Alasannya, karena nikmat itu liar.

Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya nikmat itu liar, seperti liarnya binatang buas, maka ikatlah nikmat itu dengan bersyukur” (HR. Bukhari).

Jadi, syukur adalah rasionalisasi antara keinginan dan kebutuhan. Akan tetapi, sedikit sekali orang yang berhasil mengikat nikmat dengan cara bersyukur.

Allah SWT menegaskan: “Sangat sedikit sekali di antara hamba-Ku yang mau bersyukur” (QS. Saba’ :13).

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk selalu memohon kepada Allah SWT agar termasuk ke dalam golongan orang-orang yang berhasil mengikat nikmat, sehingga Anda memperoleh pahala bersyukur. Aamiiin. Wallahu A’lam.

Rewriter : Salimah
Sumber : republika.co.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.