oleh

Inilah 4 Reaksi yang Dialami Wanita Usai Bercinta

PortalMadura.Com – Berhubungan ‘seks’ memang menjadi hal yang wajib dilakukan pasangan suami istri, tidak hanya sebagai menyalurkan hasrat atau nafsu, namun ini juga berkaitan dengan peningkatan manfaat pada tubuh dan otak.

Mungkin kita pernah mendengar bahwa setelah bercinta, seseorang dapat menangis secara tiba-tiba atau mengalami berbagai hal yang kemungkinan bisa terjadi. Memang ada beberapa wanita yang mengalami beragam reaksi usai bercinta.

Berikut hal-hal yang dialami wanita usai bercinta:

Menangis
Meski tidak marah pada pasangan, bahkan memaafkan atas segala kesalahannya, namun ada beberapa wanita yang menangis usai bercinta. Apakah hal ini tidak normal?.

Menurut Seksolog bersertifikat dan berlisensi dari San Francisco, Isadora Alman sesekali wanita menangis usai bercinta tanpa disertai masalah dalam hubungan itu adalah hal normal.
“Ini biasanya pelepasan ketegangan yang tersimpan, seperti orgasme, ” terangnya.

Perdarahan
Seorang wanita (35) bercerita usai berhubungan ‘seks’, ia melihat ada sedikit darah di tisu toilet yang ia pakai. Melihat hal ini, ia pun takut. Berbahayakah hal ini?.

“Perdarahan pasca koitus bukan hal biasa, kecuali saat menstruasi atau baru pertama kali melakukan hubungan ‘seks’,” terang dokter kebidanan dan kandungan sekaligus pendiri OwningPink.com, Lissa Rankin.

Menurut Lissa Rankin, jika mengalami perdarahan setelah berhubungan ‘seks’ bisa jadi terdapat sel-sel abnormal pada serviks, pembuluh darah yang rapuh kala tersentuh penis saat bercinta, polip serviks, penyakit menular seksual, klamidia, infeksi vagina.

iklan hari santri

“Jika terjadi perdarahan lebih dari sekali usai bercinta segera periksakan diri ke dokter. Perdarahan usai koitus tidak bisa diabaikan, ini bisa jadi tanda ada masalah,” tambahnya.

Keinginan Kuat untuk Menyendiri
Banyak wanita yang ingin berlama-lama dipeluk atau bercerita dengan pasangan, namun tidak sedikit yang ingin sebaliknya. Beberapa wanita ada yang mengatakan ingin menarik diri dan jauh-jauh dari suami.

“Setelah melakukan hubungan kedekatan yang intensif lewat bercinta, wanita mungkin perlu sendirian untuk merasa dirinya utuh kembali,” terang Alman.

Lebih baik ia melakukan hal ini daripada malah membuat pertengkaran dengan suami.

Sakit Kepala
Usai bercinta mengalami sakit kepala, Anda tidak sendirian. Menurut dokter Lissa Rankin ini merupakan keluhan umum yang terjadi. “Ini yang disebut ‘coital cephagia’, atau ‘exertional headache’,” terang dokter Lissa Rankin.

Menurutnya hal ini terjadi karena bercinta memicu orgasme yang dapat membuat peningkatakan tekanan darah, hal tersebut memicu sakit kepala, termasuk migrain. Namun jika terjadi berulang, perlu diperiksa untuk memastikan penyebab sakit kepala bukan karena tumor otak atau kelainan saraf lainnya.

Biasanya, sakit kepala pascabercinta tidak berbahaya seperti diungkapkan oleh dokter Lissa Rankin. Jika memang sakit kepala tak tertahankan, hubungi dokter untuk bisa mendapatkan obat yang dikonsumsi sebelum bercinta untuk meringankan rasa sakit. (liputan6.com/har)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.