Inilah 5 Alasan Pentingnya Pelajari Bahasa Arab yang Jarang Umat Islam Ketahui

menulis bahasa Arab
ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa yang digunakan dalam Alquran. Bahkan dalam beribadah sehari-hari pun bahasa yang dipakai adalah Bahasa Arab.

Sayangnya, masih ada sebagian orang yang berpikir bahwa belajar Bahasa Arab tidak jauh lebih penting daripada belajar Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya. Padahal, ternyata ada beberapa alasan pentingnya belajar Bahasa Arab bagi kehidupan dunia dan akhirat.

Berikut ini ulasannya:

Belajar Bahasa Arab adalah Bagian dari Agama
Ibnu Taimiyah r.a, menyatakan tentang hukum mempelajari bahasa Arab: “Dan juga perlu dipahami bahwa bahasa Arab itu sendiri adalah bagian dari agama. Mempelajarinya adalah fardhu wajib. Karena untuk memahami Alquran dan As-Sunah itu wajib. Memahaminya tidaklah bisa kecuali dengan memahami bahasa Arab. Sedangkan kaedah menyatakan, ‘Sesuatu yang wajib yang tidak bisa terpenuhi kecuali dengannya, maka itu dihukumi wajib.’ Kemudian untuk mempelajarinya tadi, ada yang hukumnya fardu ‘ain dan ada yang hukumnya fardu kifayah” (Iqtidha’ Ash-Shirath Al-Mustaqim, 1: 527).

Memahami Bahasa Arab akan Mudah Pula Memahami Alquran
Allah SWT berfirman: “Dan demikianlah Kami menurunkan Alquran dalam bahasa Arab, dan Kami telah menerangkan dengan berulang kali, di dalamnya sebahagian dari ancaman, agar mereka bertakwa atau agar Alquran itu menimbulkan pengajaran bagi mereka” (Q.S. At-Thaha:113).

Dengan Anda memahami Bahasa Arab, Anda akan mudah menghafal Alquran dan lebih mudah pula memahami makna yang terkandung dalam Alquran. Begitu juga dengan menghafal, memahami hadis Rasulullah.

Baca Juga:  Dalam Islam, Ini 3 Jenis Nafkah Suami Terhadap Istri

Lebih Memahami Islam
Dengan Anda mempelajari Bahasa Arab, Anda akan paham mengenai makna dari suatu ayat dan kaidah-kaidah dalam ilmu nahwu yang semakin mudah untuk memahami Islam daripada yang tidak mempelajarinya sama sekali.

Apalagi jika tugas seseorang sebagai penyampai dakwah, seperti seorang da’i, kyai atau ustad, tentu lebih penting lagi mempelajarinya agar mudah memberikan pemahaman agama yang benar pada orang banyak.

Bahasa Arab adalah Bahasa yang Mulia dan Menentramkan Hati
Bahasa Arab adalah bahasa yang paling mulia. Ibnu Katsir r.a, menyatakan: “Karena Alquran adalah kitab yang paling mulia, diturunkan dengan bahasa yang paling mulia, diajarkan pada Rasul yang paling mulia, disampaikan oleh malaikat yang paling mulia, diturunkan di tempat yang paling mulia di muka bumi, diturunkan pula di bulan yang mulia yaitu bulan Ramadan. Dari berbagai sisi itu, kita bisa menilai bagaimanakah mulianya kitab suci Al-Qur’an”.

Selain menjadi bahasa yang paling mulia, Bahasa Arab juga dapat menentramkan hati dengan kelembutan bahasanya. Ibnu Katsir saat menjelaskan surat Yusuf ayat kedua menyatakan: “Karena Bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, paling jelas, paling luas (kosakatanya), dan paling banyak mengandung makna yang menentramkan jiwa”.

Bahasa Arab adalah Bahasa yang Lurus, Mudah Dipahami dan Mudah Digunakan Sebagai Hukum bagi Manusia
Allah berfirman: “(Ialah) Alquran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa” (QS. Az-Zumar :28).

Dalam surat lain disebutkan: “Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Alquran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab” (QS. Ar-Ra’du: 37).

Disebutkan dalam Tafsir Al-Jalalain, bahasa Arab digunakan sebagai hukum di tengah-tengah manusia. Dalam Zaad Al-Masiir disebutkan bahwa bahasa Arab bisa digunakan untuk menerangkan hukum-hukum yang wajib. Wallahu A’lam. (ummi-online.com/Salimah)

Baca Juga:  5 Doa Malam Pertama yang Perlu Pasutri Amalkan

Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.