oleh

Inilah Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Zulhijah

PortalMadura.Com – Bulan Zulhijah merupakan salah satu bulan yang mempunyai berbagai keutamaan. Pada bulan ini umat Islam dianjurkan untuk menjalankan perintah untuk berkurban. Terlepas dari hal itu, tahukah Anda jika ada beberapa waktu yang utama dalam menjalankan ibadah di bulan ini?.

Ya, ada keutamaan pada 10 hari pertama bulan Zulhijah ini. Dan keutamaan ini perlu diketahui oleh umat Muslim. Adapun keutamaan beramal di sepuluh hari pertama Zulhijah diterangkan dalam hadis Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berikut,

« مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ ». يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ « وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ ».

Tidak ada satu amal saleh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal saleh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan ZulHijjah).” Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun“.

Dilansir PortalMadura.Com, Senin (12/7/2021) dari laman Okezone.com, Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal menyebutkan, dalil lain yang menunjukkan keutamaan 10 hari pertama Zulhijah adalah firman Allah Ta’ala,

وَلَيَالٍ عَشْرٍ

Dan demi malam yang sepuluh.” (QS. Al Fajr: 2). Di sini Allah menggunakan kalimat sumpah. Ini menunjukkan keutamaan sesuatu yang disebutkan dalam sumpah.

Makna ayat ini, ada empat tafsiran dari para ulama yaitu: sepuluh hari pertama bulan Zulhijah, sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, sepuluh hari pertama bulan Ramadan dan sepuluh hari pertama bulan Muharram.

Malam (lail) kadang juga digunakan untuk menyebut hari (yaum), sehingga ayat tersebut bisa dimaknakan sepuluh hari Zulhijah. Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan bahwa tafsiran yang menyebut sepuluh hari Zulhijah, itulah yang lebih tepat. Pendapat ini dipilih oleh mayoritas pakar tafsir dari para salaf dan selain mereka, juga menjadi pendapat Ibnu ‘Abbas.

Lantas manakah yang lebih utama, apakah 10 hari pertama Zulhijah ataukah 10 malam terakhir bulan Ramadan?

Melansir laman Rumysho pada disebutkan, Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Zaadul Ma’ad memberikan penjelasan yang bagus tentang masalah ini. Beliau rahimahullah berkata, “Sepuluh malam terakhir bulan Ramadan lebih utama dari sepuluh malam pertama dari bulan Zulhijjah. Dan sepuluh hari pertama Zulhijah lebih utama dari sepuluh hari terakhir Ramadan. Dari penjelasan keutamaan seperti ini, hilanglah kerancuan yang ada. Jelaslah bahwa sepuluh hari terakhir Ramadan lebih utama ditinjau dari malamnya. Sedangkan sepuluh hari pertama Zulhijah lebih utama ditinjau dari hari (siangnya) karena di dalamnya terdapat hari nahr (qurban), hari ‘Arofah dan terdapat hari tarwiyah (8 Zulhijjah)”.

Sebagian ulama mengatakan bahwa amalan pada setiap hari di awal Zulhijah sama dengan amalan satu tahun. Bahkan ada yang mengatakan sama dengan 1000 hari, sedangkan hari Arafah sama dengan 10.000 hari.

Keutamaan ini semua berlandaskan pada riwayat fadho’il yang lemah (dho’if). Namun hal ini tetap menunjukkan keutamaan beramal pada awal Zulhijah berdasarkan hadis shohih seperti hadis Ibnu ‘Abbas yang disebutkan di atas. Mujahid mengatakan, “Amalan di sepuluh hari pada awal bulan Zulhijah akan dilipatgandakan”. Wallahu A’lam.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : Okezone.com

Komentar