Inilah Perbedaan Aki Kering dan Basah yang Jarang Diketahui Pemilik Kendaraan

Perbedaan Aki Kering dan Basah
ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Setiap kendaraan, baik mobil maupun motor pasti dilengkapi dengan baterai atau aki. Komponen ini memiliki ragam jenis dan spesifikasi. Istilah dalam aki sering disebut dengan aki basah dan kering.

Lantas mengapa disebut aki basah?. Sebab, pengguna bisa mengisi sendiri air aki yang ada lubang pengisiannya.

“Saat membeli aki baru biasanya toko menawarkan untuk diisi langsung atau dilakukan sendiri oleh konsumen. Sedangkan yang disebut aki kering, cairan akinya sudah langsung diisi dari pabrik, dan tidak ada lubang pengisiannya,” jelas seorang mekanik yang praktek di bengkel Pit Stop di bilangan Jakarta Timur, Toha.

Nah, dari perbedaan namanya, maka beda pula dalam cara perawatannya. Aki Basah merupakan jenis aki yang harus mendapatkan perawatan rutin dan secara berkala, mulai dari volume air aki, kondisi cairan dalam wadah dan melakukan pengecasan secara berkala.

Baca Juga:  Audio Mobil Tak Keluar Suara, Ini 4 Sebabnya

Sementara aki kering adalah termasuk jenis aki yang bebas perawatan, karena air aki diisi langsung dari pabrik, dan dapat langsung digunakan tanpa perlu mengisi ulang air aki. Biasanya, aki ini punya indikator untuk pengecasan.

Selain itu, aki kering juga lebih praktis digunakan, karena tidak perlu khawatir cairan aki akan tumpah, terutama ketika kendaraan Anda terguncang di jalan yang rusak, tanjakan atau turunan.

“Mengisi air aki sebaiknya saat mesin dingin atau tidak panas, tapi akan lebih baik lagi kalau mengisinya di pagi hari. Setelah itu baru diisikan air akinya. Itu dilakukan agar aki lebih awet,” tutup Toha. (metrotvnews.com/Salimah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.