oleh

Inilah Video Ritual Pesugihan Gunung Kemukus Yang Dikenal se Dunia

PortalMadura.Com, Solo – Anda pernah mendengar tempat pesugihan yang terletak di Desa Pendem, Kecamatan Sumber Lawang, Kabupaten Sragen, atau 30 km sebelah utara Kota Solo, Jawa Tengah?. Namanya, Gunung Kemukus!.

Berawal dari cerita salah seorang warga di Sumenep, Madura, Jawa Timur, bahwa ada tempat pesugihan di Gunung Kemukus yang prakteknya harus melakukan hubungan layaknya suami-istri dengan perempuan/pria lain. Ada yang menyebut “Raja Zina” (Pesugihan dengan cara melakukan hubungan layaknya suami-istri dengan perempuan/pria lain).

Maka, PortalMadura.Com pernah mendatangi tempat tersebut untuk membuktikan kebenarannya. Sebagai tamu, tentu mencari aparat desa setempat dan juri kunci Gunung Kemukus untuk mendapatkan data yang sebenarnya. Namun, tidak mendapatkan informasi seperti yang diceritakan banyak orang. Hanya diminta waspada karena banyak yang menyalahgunakan keberadaan makam yang ada di Gunung Kemukus, (Makam Pangeran Samudro).

Penasaran pun bertambah kuat ketika tengah malam tiba, banyak perempuan dan pria yang gerak-geriknya tidak wajar. Dugaan semakin diperkuat setelah seorang pria separuh baya menghampiri dan menawarkan jasa praktek seperti yang diceritakan warga di Sumenep.

Banyak hal yang diceritakan waktu itu. Namun, PortalMadura.Com tetap bertahan, bahwa kedatangannya ke Gunung Kemukus sekedar mencari tahu kebenaran cerita yang diperoleh dari warga. Bahkan sempat menawarkan jasa untuk menikahkan dengan wanita yang disuka dan sudah tersedia, sehingga lepas dari dosa.

Tempat ritual pesugihan tersebut kini telah beredar di sosial media (sosmed) yuotube. Dalam video itu terlihat aktivitas seorang pria dan wanita yang berada disebuah bilik rumah. Jurnalis dari SBS News, Patrick Abboud, juga  pernah melakukan investigasi mendalam ke kawasan tersebut.

Ia mengatakan, bahwa setiap 35 hari, harus berhubungan layaknya suami istri sebanyak tujuh kali berturut-turut. Tentu dengan perempuan/pria lain. Ritual itu dimulai dengan cara berdoa dan memberikan persembahan. Lalu, membasuh tubuh di air suci yang lokasinya ada di areal Gunung Kemukus.

Sebut saja, Melati (35), nama samaran, warga Batuputih, Sumenep juga mengaku pernah datang ke Gunung Kemukus. Pantangan agar cepat mendapat harta berlimpah dilarang berhubungan dengan perempuan/pria yang memang haknya (suami/istri sah). Jika dilanggar maka ritual itu batal.

Saat berhubungan layaknya suami-istri dengan perempuan/wanita lain, juga dilarang mengeluarkan uang yang sifatnya “membayar” jasanya. Karena akan membatalkan ritualnya.

Apapun alasannya, praktek tersebut tentu menyimpang dari ajaran agama. Namun, kenapa tempat tersebut terkenal hingga seantero dunia?. Berikut video yang diunggah oleh Shazzy Mazzy5 dengan judul Sex Mountain: The remote religious site for strangers to have sex, dengan durasi 16 detik.

Video ini diterbitkan tanggal 18 November 2014 (Sex Mountain in Indonesia attracts thousands of Muslim pilgrims, who believe having sex with strangers at this holy site will bring them wealth and good fortune).(htn)

http://youtu.be/AVeGBm6sWQw


Tirto.ID
Loading...

Komentar