oleh

Jelang Kampanye, Para Caleg Gerindra Pamekasan Resah

PAMEKASAN (PortalMadura) – Puluhan Caleg Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengaku resah menjelang masa kampanye pemilu legislatif. Karena beberapa waktu lalu para caleg dimintai sejumlah uang oleh DPC Gerindra Pamekasan dengan alasan akan dibelikan sejumlah alat peraga dan atribut partai.

“Namun sampai sekarang ini, uang yang diminta itu tidak ada realisasinya sama sekali dari pengurus Gerindra kabupaten,” kata Fauzi, Caleg Gerindra Dapil 3 Pamekasan, Kamis (6/3/2014).

Menurut Fauzi, pada awal tahun 2014 ada pertemuan membahas kepentingan atribut parpol dan di sepakati bahwa para caleg membutuhkan dana sekitar Rp 15 juta. Sehingga para caleg sepakat untuk mengumpulkan uang itu ke bendahara DPC.

“Dana itu awalnya disepakati untuk dibelikan kaos, bendera, jas dan atribut lainnya untuk kepentingan kampanye. Namun sampai sekarang dana itu tidak ada kabarnya,” jelasnya.

Fauzi menjelaskan, dari 41 caleg Gerindra Pamekasan ada yang full membayar Rp 15 juta, namun ada sebagian yang tidak full. Dan mereka semuanya bertanya-tanya sekarang tentang penggunaan uang tersebut.

“Dan informasinya, semua keuangan yang sudah masuk itu diambil alih oleh ketua partai, tidak lagi dipegang oleh bendahara. Dan anehnya, setiap ada rapat klarifikasi, ketua selalu tidak hadir,” ungkapnya.

Fauzi meminta, pengurus partai harus ada iktikad baik untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Kalau tidak mau membelikan atribut partai sebagai kesepakatan awal, maka uang yang sudah masuk harus dikembalikan lagi pada caleg.

“Kalau ini tidak segera diselesaikan, maka bisa jadi saya dan kawan-kawan akan melaporkan ke DPD dan DPP atau bisa saja saya laporkan ke pihak kepolisian,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC-Gerindra Pamekasan, Agus Sujarwadi mengaku masih ada 8 caleg yang membayar penuh Rp 15 juta, dan uang itu akan dikembalikan lagi pada para caleg karena tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

“Sebelum masa kampanye kita usahakan akan mengumpulkan para caleg itu, dan uangnya akan dikembalikan,” kata Agus.(reiza/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE