oleh

Kapolres Koordinasi Banjir, Pejabat Sampang Kurang Respon

SAMPANG (PortalMadura) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, Jawa Timur masih tutup mata dengan adanya musibah banjir akibat luapan Sungai Nyiburen, Desa Penyeppen, Kecamatan Jrengik, yang menenggelamkan 4 Dusun dan 5 Desa di Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang, Selasa (28/1/2014).

Hingga berita ini ditulis, belum terlihat uluran tangan Pemkab Sampang, baik melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun Dinas Sosial yang mempunyai tanggung jawab penuh terhadap bencana alam.

“Sudah saya kasih tau semua, termasuk Wakil Bupati Sampang Fadilah, Dinas Sosial (Dinsos), tapi sampai sekarang masih belum datang juga,” tegas Kapolres Sampang, AKBP Imran Edwin Siregar.

Imran menyayangkan sikap Pemkab dan semua instansi yang mempunyai wewenang dalam penanggulangan bencana alam.

“Bukan polisi dan TNI saja, kasihan warga kalau tidak segera mendapatkan bantuan,” tegas Imran.

Sementara itu, Kepala BPBD Sampang Wisnu H mengaku baru menerima laporan jika Sungai Nyiburen meluap dan menenggelamkan beberapa desa.

“Maaf mas, saya masih ada rapat di Jakarta,” katanya, dihubungi via telfon.

Berdasarkan pantauan PortalMadura, luapan air Sungai Nyiburen yang sempat menggenangi ruas jalan raya Jrengik setinggi 50 cm, kini sudah mulai berangsur surut.(lora/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE