Karena Bencana, Ekonomi di Bali dan Nusa Tenggara Tumbuh Negatif

Karena bencana, ekonomi di Bali dan Nusa Tenggara tumbuh negatif
Pemandangan rumah-rumah yang rusak akibat gempa di Desa Pamenang di Lombok Utara, pada 7 Agustus 2018. (Anton Raharjo - Anadolu Agency)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan ekonomi di Bali dan Nusa Tenggara tumbuh negatif sebesar -0,65 persen pada triwulan III yang disebabkan oleh musibah gempa yang melanda Lombok.

Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, mengatakan musibah gempa tersebut menyebabkan merosotnya kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut, terutama kunjungan wisatawan ke Gunung Rinjani yang menjadi destinasi utama di Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Semoga setelah ini pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut berangsur pulih,” ujar Suhariyanto. dilaporkan Anadolu Agency, Senin (5/11/2018).

Kawasan Bali dan Nusa Tenggara memiliki kontribusi sebesar 3,04 persen terhadap perekonomian Indonesia.

Sementara Jawa masih menjadi kontributor terbesar bagi perekonomian Indonesia dengan porsi 58,57 persen.

“Pertumbuhan ekonomi di Jawa pada triwulan III sebesar 5,74 persen,” imbuh dia.

Suhariyanto mengakui sulit untuk merombak struktur perekonomian Indonesia yang masih didominasi Jawa.

Untuk membuat kontribusi perekonomian di wilayah lainnya bisa seperti Jawa menurut dia, butuh waktu yang lama.

Meski begitu, pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia menurut dia, sudah lebih cepat dari Jawa.

Salah satu contohnya adalah pertumbuhan ekonomi di Maluku dan Papua tumbuh 6,87 persen pada triwulan III, meskipun kontribusinya bagi perekonomian Nasional hanya 2,51 persen.

Kemudian, dia menyebut pertumbuhan di kawasan Sulawesi pada triwulan III sebesar 6,74 persen dengan kontribusi terhadap perekonomian Nasional sebesar 6,28 persen.

Suhariyanto menambahkan di kawasan Sumatera pada triwulan III mengalami pertumbuhan ekonomi 4,72 persen dengan kontribusi terhadap ekonomi Nasional sebesar 21,53 persen.

Selanjutnya pertumbuhan di Kalimantan sebesar 3,45 persen dengan kontribusi 8,07 persen terhadap perekonomian Nasional. (AA)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.