Kebersihan Include dengan Sewa Gedung, Relawan PADI Sumenep Nilai Warga Sebelah Baper

Avatar of PortalMadura.com
Kebersihan Include dengan Sewa Gedung, Relawan PADI Sumenep Nilai Warga Sebelah Baper
Hairul Anwar
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Aksi spontanitas dengan cara bersih-bersih yang dilakukan sekelompok warga Sumenep usai kegiatan yang dihadiri H. Sandiaga Salahuddin Uno (Sandiaga Uno) dinilainya cukup bagus, namun kental dengan nuansa mencari perhatian.

Hal itu diungkapkan koordinator relawan Prabowo-Sandi (PADI) Kabupaten Sumenep, Hairul Anwar, Selasa (22/1/2019) pagi, pada PortalMadura.Com.

“Sebetulnya itu hanya cari perhatian saja. Jangan baper la (bawa perasaan, red),” ucap Hairul sambil tertawa.

Ia menjelaskan, status GNI Sumenep saat digunakan kaum millenial Sumenep yang dihadiri Sandiaga Uno, Cawapres nomor urut 02 mendampingi Prabowo Subianto adalah hak sewa.

“Izin kami jelas. Kami sewa GNI. Jadi, penggunaan gedung dan parkir itu berbayar dan semuanya include dengan kebersihan,” tegas Hairul.

Menurutnya, acara yang dihelat relawan PADI bertajuk “Peluang Usaha Apa Yang Cocok Untuk Generasi Milenial” yang dihadiri Sandiaga Uno sangat sukses.

“Kalau warga sebelah mau mengadakan juga ya silahkan la. Jangan diganggu kami. Kalau disadari, itu kan juga membantu pemerintah, karena yang hadir itu, ada dari milenial konfeksi, nelayan dan petani,” terangnya.

Baca Juga:  Menko PMK Kunjungi Unija, Tanam Pohon Wujud Implementasi GNRM

Pihaknya mengungkapkan, kehadiran Sandiaga Uno sangat memberi motivasi pada kaum milenial Sumenep agar mereka mampu memanfaatkan teknologi, mengakses pasar dan permodalan di era derasnya informasi global.

Alasan kaum milenial menjadi sasaran, khususnya di Sumenep, karena 1/3 dari penduduk Indonesia adalah milenial. Mereka butuh sentuhan untuk menekan angka pengangguran.

Berdasarkan data Badan Pusat Statitik (BPS) Sumenep angka pengangguran tahun 2018 mencapai 11.067 jiwa.

Mengalami penurunan dari tahun sebelumnya 11.554 menjadi 11.067 jiwa atau dengan persentase turun dari 1.83 menjadi 1.79 persen.

“Kaum milenial itu potensi Indonesia yang butuh sentuhan. Kita jangan sampai seperti Jepang dan Singapura yang krisis milenial,” katanya.

Posisi Indonesia saat ini kalah dengan Vietnam dan Filipina. “Betapa majunya kaum milenial di sana. Maka, dengan sentuhan yang kami lakukan adalah untuk memotivasi mereka,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Apresiasi Perjuangan dan Prestasi Atlet di Ajang Porprov Jatim

Baca Juga : Usai Acara Sandiaga Uno di GNI, Karjo Sumenep Bersih-bersih

Sebelumnya, relawan Jokowi yang mengatasnamakan “Kami Rakyat Jokowi” (Karjo) spontan menggelar aksi bersih-bersih di Gedung Nasional Indonesia (GNI), Jl. dr. Soetomo, Sumenep, Madura, Jatim, Senin (21/1/2019).

Aksi mereka disiarkan langsung via laman Facebook @Sandy Tyas Mulyadi. Pemilik akun dikonfirmasi menyampaikan, dirinya tergugah untuk melakukan aksi bersih-bersih karena banyak sampah berserakan usai acara yang dihadiri Sandiaga Uno (Cawapres Nomor Urut 02). (Putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.