oleh

Kecantol Suami Sepupu Sendiri, Atik Nekat Kawin “STN”

SUMENEP (PortalMadura) – Pengalaman pahit menjalin hubungan asmara dengan pria idaman lain (PIL), atau wanita idaman lain (WIL), tidak hanya dialami pasangan Sri Rahayu Astutik (20), warga Jakarta Selatan, dengan Busa’ei (25), warga Kecamatan Ambunten, Sumenep. Melainkan juga menimpa pasangan Atik (22), warga Medaeng Sidoarjo, dan Agus (35) asal Madura, yang memilih menikah STN lantaran pasangan laki-lakinya sudah memiliki istri dan seorang anak.

Perjalanan cinta mereka tergolong sangat unik dan langka, dua insan berlainan jenis ini terjerat asmara, lantaran sering bertemu di rumah si perempuan yakni Atik, yang masih punya hubungan keluarga dengan Erna (27), istri sah Agus. Atik masih sepupuan dengan Erna, tapi entah bagaimana ceritanya hingga benih-benih cinta tumbuh dan bersemi dihati pasangan ini, hingga melanjutkan hubungannya kejenjang pernikahan STN.

Padahal usia Atik masih belia dan yang bersangkutan masih tercatat sebagai Mahasiswi disalah satu perguruan tinggi di Surabaya. Namun karena perasaan cintanya terhadap Agus yang tidak lain suami dari sepupunya sendiri sangat besar, terpaksa Atik meminta Agus untuk menikahinya.

“Cintaku sama mas Agus sudah cinta mati, artinya sudah tidak bisa berpindah kelain hati, pilihanku cuma satu yaitu menikah dengan mas Agus, sekalipun saya tahu mas Agus memiliki istri dan anak,” kata Atik.

Permintaan Atik pada Agus untuk segera menikahinya, membuat Agus kelimpungan dan uring-uringan. Bagi Agus permintaan kekasihnya itu, sangat berlebihan dan tidak masuk akal, sangat tidak mungkin menjalin pernikahan dengan sepupu dari istrinya sendiri.

Sementara antara dirinya dengan Erna istrinya, masih tercatat sebagai pasangan suami istri yang sah, dan tidak sedang ada masalah dalam keluarganya. Untuk itu Agus berfikir ektra keras untuk permintaan kekasihnya, sedangkan dirinya tidak mungkin meninggalkan istri tercintanya dan anak semata wayangnya, hanya untuk menikah dengan Atik.

Agus kemudian membicarakan masalah tersebut empat mata dengan Atik, berbagai alasan sudah dilontarkan Agus, agar Atik menggagalkan permintaannya itu. Namun tekad Atik untuk menjadi istri Agus sudah bulat dan tak bisa diganggu.

Hanya satu permintaan Atik yang membuat Agus bisa tersenyum lega, Atik tidak ingin mengambil Agus sebagai suami seutuhnya, karena ia sadar dan tidak mungkin menyakiti hati sepupunya dengan merebut suaminya. Atik meminta Agus menikahinya sebagai istri kedua, yang penting mereka bisa memadu kasih sebagaimana layaknya suami istri tanpa melanggar norma-norma Agama. (baca : Tersadar Setelah Hamil Tiga Bulan, Lalu Jalani NikahSTN)

Aakhirnya keduanya mencari sosok kiai, yang bisa melegalkan hubungan mereka lewat jalur pernikanan, kiai MJS kembali menjadi jujugan dua sejoli yang sedang dimabuk cinta. Pasangan ini kemudian dinikahkan, meski tanpa ada wali dari si perempuan, lagi pula mereka mamang sengaja tidak mendatangkan keluarga mereka, agar pernikahannya tidak diketahui, sehingga mereka tetap aman menjalin hubungan asmara yang dibungkus ikatan persaudaraan.Ikuti terus penelusuran Wartawan PortalMadura, Samauddin (Bagian 5-Bersambung)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.