Kenali 5 Makanan MPASI yang Bikin Anak Sembelit

Kenali 5 Makanan MPASI yang Bikin Anak Sembelit
Ilustrasi (hellosehat.com)

PortalMadura.Com – Ketika bayi mulai diberi (Makanan Pendamping ASI), pada saat itu biasanya ia juga mulai mengalami . Sebenarnya itu tergantung dari jenis makanan yang ia konsumsi. Tapi apakah kondisi ini wajar terjadi?.

Beberapa pakar menganggap bahwa penyebab bayi alami sembelit selama masa MPASI sudah umum terjadi dan hal itu terletak pada pilihan makanannya. Lantas, makanan apa saja yang berisiko bikin anak sembelit?.

Berikut ini pendapat dari beberapa pakar mengenai makanan yang dapat menyebabkan sembelit:

Daging Rendah Lemak (contoh: daging pada bagian dada ayam)
Lemak sebenarnya membantu melubrikasi saluran cerna sehingga makanan lebih mudah dicerna. Sehingga, jika Anda ingin memberikan si Kecil dada ayam, maka tambahkanlah terlebih dahulu lemak sehat (misalnya seperti olive oil) dengan takaran sesuai. Lengkapi pula menu makanan si Kecil dengan sayuran berdaun hijau sebagai sumber serat (menurut pakar nutrisi Amerika, Lauryn Lax).

Baca Juga : Moms, Ini 4 Peralatan yang Perlu Anda Persiapkan Sebelum MPASI

Baca Juga

Telur
Terutama bagian putihnya bagi anak yang alergi protein telur.

Protein Susu
Jika bayi masih ASI, disarankan bagi ibunya untuk melakukan diet produk berbahan susu, sedangkan untuk untuk bayi sufor, maka susunya bisa diganti dengan susu khusus anak alergi susu sapi (berdasarkan dokter anak Amerika, Diana Lerner).

ABC [Apple sauce (apel yang dimasak), Banana (pisang), Cereal]
Karena ketiga makanan ini dapat menyebabkan feses menjadi lebih padat jika dikonsumsi berlebihan (menurut dokter anak Amerika, Jane Morton). Makanan berbahan dasar susu sapi seperti keju dan yoghurt, makanan rendah serat (roti, nasi putih, pasta) bisa diganti dengan beras merah, oat, gandum, wortel, umbi-umbian, dan squash (labu kecil).

Gluten
Makanan seperti barley dan gandum bisa menimbulkan sembelit bagi anak yang memiliki alergi gluten dan penyakit celiac. Perlu diingat bahwa makanan tersebut hanya menyebabkan sembelit bagi anak yang memiliki sensitivitas terhadap kandungan di makanan tersebut, jadi tidak semua anak akan mengalami sembelit jika mengonsumsinya.

Baca Juga : 5 Buah Segar yang Ampuh Atasi Sembelit, Apa Saja?

Jika anak memiliki sensitivitas berlebih terhadap suatu makanan, bukan berarti tidak boleh diberikan sama sekali ya, sebenarnya masih boleh diberikan asalkan dibatasi jumlah dan frekuensinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.