oleh

Ketahui 5 Efek Samping Gunakan Krim Steroid Jangka Panjang

PortalMadura.Com – Krim kecantikan dengan berbagai jenis banyak beredar dipasaran. Bahkan krim yang beredar tidak memiliki izin dari BPOM. Salah satunya krim steroid murni yang bisanya digunakan sebagai obat namun disalahgunakan oleh oknum.

Krim steroid tidak boleh digunakan untuk perawatan wajah tanpa resep dokter, karena dapat memberikan efek samping pada kulit Anda. Dilansir dari laman Hellosehat.com, Rabu (22/7/2020), berikut lima efek samping gunakan krim steroid dalam jangka panjang:

iklan pilbup

Kulit Menipis

Menggunakan krim steroid dalam jangka panjang dapat membuat kulit Anda menipis, karena jaringan kulit dibawahnya melemah. Bahkan menyebabkan munculnya garis-garis merah pada wajah Anda. Ini karena pembuluh kapiler di wajah Anda melebar.

Memulihkan kulit wajah Anda seperti semula membutuhkan waktu yang sangat lama. Sebaiknya konsultasikan pada dokter jika Anda mengalami masalah ini.

Rosacea

Efek samping kedua yang bisa Anda alami jika menggunakan krim steroid ini dalam jangka panjang adalah munculnya rosacea. Anda akan mengalami gejala kulit memerah dan terasa sakit karena luka.

Rosacea ini juga kadang menimbulkan benjolan merah berisi cairan yang mirip jerawat. Ini merupakan pustula yang biasa muncul di daerah hidung, dagu, pipi, dan dahi. Jika tidak segera diobati, rosacea ini akan bertambah banyak seiring dengan berjalannya waktu.

Dermatitis Kontak

Bagi sebagian orang juga bisa mengalami iritasi atau peradangan kulit karena kontak langsung dengan zat penyebab alergi. Ini biasa di sebut dengan dermatitis kontak.

Jika Anda mengalami kulit memerah, kering, bengkak, bentol, gatal, bahkan melepuh ini merupakan tanda Anda mengalami dermatitis kontak. Jika terjadi masalah ini segera hentikan penggunaan krim tersebut.

Stretch Mark

Saat ini banyak sekali yang menglami stretch mark karena penggunaan steroid. Biasanya tretch mark ini terjadi pada daearah paha, selangkangan, betis dan ketiak. Stretch mark ini sangat sulit untuk dihilangkan namun dibeberapa kasus ada yang hilang dengan sendirinya seiring berjalanan waktu.

Sindrom Cushing

Efek samping yang terakhir adalah sindrom cushing atau yang sering disebut dengan hiperkortisolisme. Penyakit ini disebabkan oleh meningkatnya kadar hormon kortisol yang abnormal.

Gejala dari penyakit ini adalah wajah yang tampak bulat dan penumpukan di area leher dan bahu. Jika Anda mengalami masalah ini akan menyebabkan kult mudah memar karena kulit mengalami penipisan. Bahkan sindrom ini akan menyebabkan keropos tulang dan tekanan darah tinggi.

Disarankan untuk menggunakan krim perawatan kulit wajah dan tubuh yang sudah memiliki izin edar dari BPOM atau gunakan krim dokter spesialis estetika yang terpercaya. Jadilah konsumen cerdas dalam memilih produk untuk merawat kulit Anda.

Rewriter : Lisa Mana L
Sumber : Hellosehat.Com
Tirto.ID
Loading...

Komentar