oleh

Keunikan Batu Nisan 4 Makam di Kampong Setung Desa Batang-batang Daya Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Batu nisan pada empat makam di Kampong Setung (penulisan Seddung), Desa Batang-batang Daya, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur memiliki keunikan tersendiri.

Dua nisan berada dibagian barat dengan bertuliskan huruf aksara jawa (carakan jawa) pada salah satu batu nisannya.

Batu nisan unik dan bernuansa jawa di kampong setung desa batang batang daya 1
Batu nisan unik dan bernuansa jawa di kampong setung Desa Batang-batang Daya, Kecamatan Batang-batang Sumenep (@portalmadura.com)

Tempat batu nisan juga ada tatalan bekas pahatan di permukaannya dengan sedikit melengkung pada bagian atasnya.

Pahatannya terpola dengan baik sehingga terlihat sangat rapi. Tingkatan pada tempat dasar batu nisan belum tampak utuh kepermukaan, karena tertimbun tanah.

Tempat batu nisan tersebut lebih tinggi satu tingkat (satu batu) dibanding dua batu nisan yang berjajar di sebelah timurnya.

Ada jarak sekitar 2 meter dengan dua nisan bagian barat dan dua nisan di timurnya. Namun, tetap dalam satu areal yang ditandai dengan pagar batu kumbung kuning yang sudah berlumut.

Dua batu nisan bagian timur, bertuliskan Arab Pegon. Posisi batu nisan lebih rendah di banding dua batu nisan yang barat.

Batu nisan bertuliskan Arab Pegon di kampong Setung kecamatan Batang batang Sumenep 1
Batu nisan bertuliskan Arab Pegon di kampong Setung Desa Batang-batang Daya, kecamatan Batang-batang, Sumenep (@portalmadura.com)
Batu nisan bertuliskan Arab Pegon 1
Batu nisan bertuliskan Arab Pegon di kampong Setung Desa Batang-batang Daya, kecamatan Batang-batang, Sumenep (@portalmadura.com)

Keunikan lainnya, ada satu nisan dibelakang dua nisan yang bagian timur tersebut (selatannya). Posisinya tidak ada jarak, namun jenis batunya jauh berbeda, yakni dari batu kumbung.

Satu nisan ini tidak ada petanda apapun pada batunya. Batu nisannya sederhana seperti makam pada umumnya di sekitar wilayah tersebut.

Warga sekitar tidak ada yang tahu pasti asal usul makam tersebut. Hanya saja, warga sekitar tetap merawat dan menyebutnya Kiai Nurus Sobah dan Kiai Arab.

Untuk memastikan nama yang sebenarnya, tim PortalMadura.Com sulit untuk mengurai tulisan carakan jawa dan Arab Pegon yang ada di dua batu nisan tersebut.

Batu nisan bertuliskan carakan jawa di kampong setung Desa Batang batang Daya 1
Batu nisan bertuliskan carakan jawa di kampong setung Desa Batang-batang Daya, Kecamatan Batang-batang, Sumenep (@portalmadura.com)

“Selama ini, dikenalnya ya Kiai Nurus Sobah dan Kiai Arab. Tidak tahu asal usulnya,” kata Sugiyanto yang saat ini merawat makam tersebut.

Awalnya, kata dia, tempat tersebut dianggap angker oleh warga dan jarang dibersihkan. Ia bersama warga sekitar akhirnya sepakat membersihkan dan memagari dengan tembok setinggi 2 meter.

“Sekarang sudah bersih dan peziarah yang datang dari jauh sudah merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Jenis Batu Nisan

Jenis batu nisan sepintas ada kesamaan dengan batu nisan pada makam yang baru ditemukan oleh warga di Bukit Pal, perbatasan Desa Batang-batang Laok dan Batang-batang Daya, Kecamatan Batang-batang, Sumenep.

Motif ukirannya nyaris ada kemiripan dan tidak tampak seni Maduranya. Motif seni ukiran pada batu nisannya cenderung lebih kuat jawanya.

Baca Juga : Beragam Motif, Batu Nisan Bunga Teratai & Tahun Arab Pegon Warnai Penemuan Makam Kuno di Batang-batang Sumenep

(*)

Penulis : Hartono
Editor : Hartono
Tirto.ID
Loading...

Komentar