oleh

KKP RI Terjunkan Kapal Pengawas Perikanan Hiu 09 ke Masalembu

PortalMadura.Com, Sumenep – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menerjunkan kapal pengawas perikanan Hiu 09 ke perairan laut Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Sudah dari kemarin, kapal pengawas perikanan Hiu 09 ada di Masalembu,” terang Direktur Pemantauan Operasi Armada, KKP RI, Pung Nugroho Saksono, dihubungi wartawan dari Sumenep melalui telepon, Sabtu (17/4/2021).

Misinya, kata dia, melakukan patroli guna melakukan pengawasan dan menertiban bagi pelanggar operasional di perairan Madura, termasuk wilayah Sumenep. “Akan kami berikan tindakan bagi nelayan modern maupun tradisional jika izinnya tidak sesuai dengan ketentuan,” katanya.

Selama ini, pihaknya telah mengamankan sebelas kapal cantrang yang tidak memenuhi prosedur. “Di antaranya kapal cantrang yang beroperasi di Selat Makasar, tapi izinnya di Natuna Utara dan perairan Madura. Dan kami sudah proses sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya.

Sejumlah kapal tersebut juga melakukan pelanggaran Daerah Penangkapan Ikan (DPI) sedangkan satu kapal lainnya diduga melakukan alih muat (transhipment) tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penertiban operasional kapal perikanan terus akan dilakukan oleh KKP sejalan dengan kebijakan Menteri Trenggono agar tata kelola perikanan dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah penangkapan berlebih (overfishing).

Melansir dari kkp.go.id, selama tahun 2021, Ditjen PSDKP KKP telah menangkap 46 kapal perikanan yang terdiri dari 6 Kapal Ikan Asing berbendera Malaysia dan 40 kapal ikan berbendera Indonesia.

Sehubungan dengan bidang pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, KKP mengambil langkah tegas baik terhadap kapal asing maupun kapal Indonesia yang melakukan pelanggaran.

Sebelumnya, sebuah kapal nelayan Putri Selina asal Paciran, Lamongan ditangkap nelayan Masalembu, Kabupaten Sumenep. Kasusnya sudah dalam penanganan pihak Satpolair Polres Sumenep.(*)

Baca Juga : Cari Ikan di Masalembu, Nahkoda Kapal Putri Selina Jadi Tersangka

Penulis : Taufikurrahman
Editor : Raudatul Fitrah

Komentar