oleh

Korban Angin Kencang Belum Dapat Bantuan

PAMEKASAN (PortalMadura) – Puluhan warga yang ada di tiga desa di Kecamatan Proppo, Pamekasan, Madura, Jawa Timur yang menjadi korban angin kencang belum mendapat bantuan, sehingga belum bisa memperbaiki rumahnya yang rusak.

Warga hanya bisa membersihkan batang-batang pohon yang menimpa rumahnya dan mengais sisa-sisa genteng yang masih bisa digunakan.

Korban angin kencang itu berada di Desa Badung, Tattangoh, dan Desa Pangbatok Kecamatan Proppo, Pamekasan. Mereka belum bisa memperbaiki rumahnya yang terkena sapuan angin kencang pada Senin malam.

Kepala Desa Badung, Anwar Syamsidi mengatakan, rumah warga yang mengalami rusak parah tertimpa pohon jati serta yang rata dengan tanah belum bisa dibangun kembali karena warga tidak memiliki biaya,” katanya, Selasa (14/1/2014).

Menurutnya, warga hanya membersihkan batang pohon yang menimpa rumah serta mengais sisa perabot rumah tangga yang masih bisa diselamatkan. Perabot rumah tangga warga juga masih terlihat berserakan di halaman rumahnya yang ambruk karena belum ada tempat penampungan.

Di Desa Badung itu ada sekitar 25 rumah yang mengalami rusak parah akibat tertimpa pohon jati. Dan hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Pamekasan belum melakukan kunjungan bahkan belum memberi bantuan dana sekedarnya.

“Kita berharap pemerintah cepat memberikan bantuan meski sekedarnya, karena itu sangat dibuthkan oleh para korban,” harap kades.

Angin kencang menerjang tiga desa ini terjadi pada Senin malam. Akibatnya puluhan rumah warga rusak dan sekitar 70 pohon jati tumbang dan sebagian menimpa rumah warga. Warga berharap pemerintah segera melakukan pendataan dan memberikan bantuan pada korban agar bisa kembali membangun rumah mereka. (reiza/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.