oleh

Kumpulan Doa untuk Ibu Sebagai Ucapan Selamat Hari Ibu

PortalMadura.Com – Ibu merupakan sesosok wanita terhebat di dunia ini. Seorang ibu akan berusaha selalu memberikan yang terbaik untuk anaknya. Oleh karena itu, kita sebagai anak juga harus memberikan yang terbaik untuk ibu.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mendoakan ibu disetiap saat. Hari ini 22 Desember 2020 bertepat dengan hari ibu. Anda bisa memberikan hal yang spesial untuk ibu Anda. Namun yang paling spesial adalah doa.

Selamat Ibadah Puasa

Berikut doa yang bisa Anda panjatkan untuk ibu, dilansir dari laman Tribunnews.com, Selasa (22/12/2020)

Bacaan untuk Kedua Orang Tua

Allahummaghfirlii wa liwaa lidhayya warham humaa kamaa rabbayaa nii shoghiroon

Artinya :

“Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, baik ibu dan bapakku, kasihanilah keduanya seperti mereka menyayangiku di waktu kecil.”

Bacaan untuk Kedua Orang Tua Setelah Salat

Allaahummaghfirlii dzunuubii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiro, waliljamii’il muslimiina walmuslimaati, walmu’miniina wal mu’minaati Al ahyaa’i minhum wal amwaati, wataabi’ bainanaa wa bainahum bil khoiraati, robbighfir warham wa annta khoirur roohimiin, walaa haula walaa quwwata illaa billaahil’aliyyil adhiimi.

Artinya :

“Ya Allah, berikanlah ampunan kepadaku atas dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku, dan kasihanilah keduanya sebagaimana beliau berdua merawatku ketika aku masih kecil, begitu juga kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat, semua orang yang beriman, laki-laki maupun perempuan yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia, dan ikutkanlah diantara kami dan mereka dengan kebaikan. Ya Allah, berilah ampun dan belas kasihanilah karena Engkaulah Tuhan yang lebih berbelas kasih dan tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan-Mu.”

Doa untuk Memohon Ampunan Dosa untuk Kedua Orangtua.

Allaahummaghfirlii dzunuubii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiro, waliljamii’il muslimiina walmuslimaati, walmu’miniina wal mu’minaati Al ahyaa’i minhum wal amwaati, wataabi’ bainanaa wa bainahum bil khoiraati, robbighfir warham wa annta khoirur roohimiin, walaa haula walaa quwwata illaa billaahil’aliyyil adhiimi.

Artinya :

“Ya Allah, berikanlah ampunan kepadaku atas dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku, dan kasihanilah keduanya sebagaimana beliau berdua merawatku ketika aku masih kecil, begitu juga kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat, semua orang yang beriman, laki-laki maupun perempuan yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia, dan ikutkanlah diantara kami dan mereka dengan kebaikan. Ya Allah, berilah ampun dan belas kasihanilah karena Engkaulah Tuhan yang lebih berbelas kasih dan tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan-Mu.”

Bacaan doa apabila Orangtua Sudah Meninggal Dunia.

Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkholahu, waghsilhu bil maa i wats-tsalji walbarodi wa naqqihii minal khothoo ya kamaa yunaqqots- tsawbul abyadhu minad danas, wa abdilhu daaron khoiron min daarihii wa ahlan khoiron min ahlihii wa zawjan khoiron min zawjihi, wa adkhilhul jannata wa a ‘idzhu min ‘adzaabil qobri wa fitnatihi wa min ‘adzaabin naar.

Artinya :

“Wahai Allah, ampunilah dan rahmatilah, bebaskanlah, lepaskanlah dia. Dam muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih dan sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan seperti baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan siksa api neraka.”

Mendoakan orang tua adalah salah satu cara utuk berbakti kepada orang tua. Mungkin Anda sering kali mendengar bahwa keridhoan Allah juga terdapat pada keridhoan kedua orang tua.

Sebaliknya Sebaliknya, kemurkaan Allah SWT juga terdapat pada kemurkaan kedua orangtua.

“Keridhaan Allah itu tergantung pada keridhaan orang tua dan kemurkaan Allah tergantung pada kemurkaan orang tua” (H.R Tabrani)

Rewrite : Lisa Mana L
Sumber : Tribunnews.com

Komentar