Lebih Ampuh dari Pawang Hujan, Ini 5 Fakta Karomah Mbah Moen

Editor: Desy Wulandari
kh
dok. KH Maimoen Zubair (Istimewa)
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Siapa yang tidak tahu mendiang KH Maimun Zubair atau akrab disapa Mbah Moen? Beliau adalah seorang ulama besar di Indonesia. Namanya sudah terkenal ke mancanegara karena dia merupakan sosok ulama yang paling dihormati. Ulama asal Rembang, Jawa Tengah, kelahiran 28 Oktober 1928 ini mempunyai beberapa karomah. Salah satunya yaitu meredakan hujan.

Sebagaimana viral saat ini, pawang hujan yang menunjukkan eksistensinya di depan publik memunculkan pro dan kontra di masyarakat. Dan yang perlu diketahui karomah mbah Moen meredakan hujan lebih hebat dari para pawang hujan yang bermunculan saat ini. Penasaran? Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman okezone.com, berikut ini beberapa fakta karomah mbah Moen:

Terjadi Beberapa Tahun Lalu

Dalam tayangan video di kanal YouTube El Yeka yang diunggah pada 24 Agustus 2019, terlihat kala itu Mbah Moen sedang mengisi ceramah di sebuah majelis taklim. Dijelaskan dalam kolom keterangan bahwa kegiatan tersebut berlangsung jauh sebelumnya yakni tahun 2013 di Kudus.

Kala itu Mbah Moen sedang mengisi ceramah di halaman sebuah rumah. Para jamaah menyimak di bawah tenda yang terpasang. Ketika Mbah Moen berceramah, dan jamaah khusyuk mendengarkan, tiba-tiba hujan turun.

Mbah Moen lalu memanjatkan doa kepada Allah SWT, dan hujan pun perlahan-lahan reda.

Mbah Moen Tidak Menghindari Hujan

Kala itu hujan makin lebat. Sampai membuat beberapa jamaah yang hadir bangkit dan mencari lokasi yang tidak terkena air hujan. Melihat situasi itu, panitia pengajian bangkit dan mempersilakan Mbah Moen pindah ke dalam ruangan, tapi beliau tidak mau.

Panitia juga terlihat makin kebingungan, terutama dalam memuliakan Mbah Moen yang mulai terkena percikan air hujan.

Mbah Moen Membaca Doa Kepada Allah SWT

Mbah Moen mulai membaca doa memohon kepada Allah SWT agar meredakan hujan. Lalu mengajak semua jamaah yang hadir membaca Surat Al Lahab sebanyak tiga kali. Mbah Moen dan jamaah pun sama-sama membacanya.

Mbah Moen melanjutkan dengan membaca doa. Jamaah yang menyimaknya lalu mengaminkan doa Mbah Moen tersebut.

Membaca Surat Al Lahab

Dalam doa memohon Allah SWT meredakan hujan, Mbah Moen mengajak semua jamaah membaca Surat Al Lahab sebanyak tiga kali. Kemudian ditambah doa-doa yang diaminkan semua hadirin.

Mbah Moen Melanjutkan Ceramah

Setelah selesai membacakan doa, Mbah Moen melanjutkan ceramahnya. Kemudian seperti terlihat dalam video tersebut, doa Mbah Moen dikabulkan Allah SWT. Hujan pun seketika menjadi reda. Masya Allah.

Wallahu a’lam bishawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.