oleh

Legislator Ajak Masyarakat Teladani Spirit Perjuangan Pemuda Masa Lalu

PortalMadura.Com, Jakarta – Ditinjau dari kajian historis, ada hal menarik dan luar biasa bila melihat pergerakan pemuda era 1920-an.

Puncak prestasi mereka saat itu adalah ketika berhasil menggelar Kongres Pemuda II, yang menjadi cikal bakal lahirnya Sumpah Pemuda.

Menurut Anggota DPR RI dari Dapil XI, Madura, Jawa Timur, Slamet Junaidi, ada empat kelebihan pemuda saat itu. Pertama, pemuda tempo dulu mampu melampaui benteng formalitas. Mereka bergerak dan berjuang bahkan ketika bentuk negara belum ada dan berwujud.

Sehingga pemuda saat itu lebih berani dan terukur dalam memperjuangkan sesuatu. Ini tentu tidak lepas dari karakter dan spirit pemuda yang anti ketika melihat praktek ketidakadilan dan penindasan dalam bentuk apapun.

Kedua, pemuda saat itu sudah mampu mengorganisir dan mengkonsolidasi gerakan. Sebagai misal, dengan insfrastruktur, moda transportasi dan alat komunikasi yang masih terbatas, pemuda saat itu mampu mensosialisasikan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan ke seluruh penjuru negeri.

Sedangkan saat ini kita dihadapkan pada situasi di mana kadang ada pemimpin yang tidak mampu mengorganisir sehingga perkataannya bukan saja tidak diikuti, melainkan sering ditolak.

Ketiga, pemuda saat itu berani mengambil risiko dalam setiap tindakan yang dilakukan. Dengan penuh keyakinan, mereka bergerak melawan arus, dan sama sekali tidak gentar menghadapi kekuatan kolonial Belanda.

Ini sisi lain yang harus diteladani oleh pemuda zaman sekarang. Berani bertindak selama dalam batas-batas kebenaran secara hukum positif. Pemuda tidak boleh takut. Keberanian adalah modal penting menghadapi segala tantangan global ke depan.

Kelebihan keempat yang tidak kalah penting, pemuda saat itu benar-benar dilandasi sikap keikhlasan dalam berjuang. Dengan semangat kolektif kolegial, pemuda saat itu benar-benar ikhlas meninggalkan ego masing-masing demi persatuan nasional.

Saya berharap, pada momentum Hari Sumpah Pemuda saat ini, inilah setidaknya empat pelajaran penting yang harus diteladani dari pemuda dulu. Saya yakin, jika mampu diterapkan dengan baik, akan terbentuk pemuda yang memiliki kemampuan pengetahuan dengan baik, bermoral, cinta terhadap bangsanya serta memiliki mental untuk bersaing dengan bangsa lain.(*)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.