Madjid Ingatkan Pesan Bupati Fauzi, Perbaikan Akhlakul Karimah Peserta Didik

Penulis: TaufikurrahmanEditor: Putri Kuzaifah
Perbaikan Akhlakul Karimah Peserta Didik
Abd Madjid
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Menanamkan pendidikan karakter dan moral serta nilai-nilai positif pada peserta didik menjadi perhatian serius Bupati Sumenep Achmad Fauzi. Sekolah bukan hanya terbatas pada sajian materi akademik.

Titik tekan dunia pendidikan pada perbaikan akhlakul karimah di Sumenep tersebut, diingatkan kembali oleh Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep Abd Madjid, kepada para kepala sekolah dasar dan pengawas sekolah terlantik, Rabu (23/3/2022).

“Selamat bertugas sebagaimana mestinya. Tolong perhatikan pesan bapak bupati,” tandas Abd Madjid.

Pesan bupati, kata dia, guru wajib memberikan contoh yang terbaik bagi peserta didik. Guru adalah untuk ditiru dan digugu, maka tugasnya sangat jelas bahwa memperbaiki akhlakul karimah peserta didik merupakan dasar utama.

“Melakukan lompatan inovasi baru dalam dunia pendidikan juga wajib dilakukan sebagai upaya mengantarkan cita-cita mulia peserta didik yang dilandasi dengan akhlakul karimah,” katanya.

Baca Juga:  Lepas dari Sorotan Media, Sandiaga Uno Sebut Sumenep Butuh Teknisi 'Sound System'

Kearifan lokal juga perlu untuk diperhatikan. Menurut dia, terciptanya generasi penerus yang dinilai mumpuni tidak semata-mata karena jenius, melainkan memiliki kemampuan menjaga kearifan lokal.

Madjid menegaskan, sikap positif tersebut telah diberikan contoh sejak proses pengangkatan kepala sekolah dan pengawas sekolah di lingkungan Pemkab Sumenep yakni tidak ada pungutan liar (pungli) atau apapun bentuknya.

“Maka guru dan pengawas sekolah, jangan coba-coba melakukan pungutan liar dalam dunia pendidikan. Itu sangat diharamkan oleh pemkab Sumenep,” tandasnya.

Banyak kabar beredar bahwa dalam pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan lainya, ada pungutan atau uang pengondisian. “Itu tidak ada buktinya. Jadi jangan sekali-kali lakukan itu, harus bersih,” katanya.

Saat ini, dalam pelayanan jabatan fungsional telah dilakukan daring. Artinya, para guru dimanapun termasuk di kepulauan tidak bertatap muka langsung dengan pejabat lembaga terkait.

Baca Juga:  Pawang Hujan Gagal, Lokasi Festival Paralayang Dikepung Kabut dan Cuaca Buruk

Baca Juga : Bupati Sumenep Tekankan Inovasi dalam Dunia Pendidikan

Sebelumnya, Bupati Sumenep Achmad Fauzi melantik dan mengambil janji/sumpah jabatan bagi kepala sekolah dasar (SD) dan pengawas sekolah jenjang TK, SD dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan Sumenep.

Ada 80 orang yang diangkat menjadi kepala SD, mutasi kepala SD 157 orang dan kepala TK 1 orang. Dan pengawas sekolah tingkat TK hingga SMP 37 orang.(*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.