oleh

Madura Bisa Seperti Bali (Bagian 6 habis)

KUTA (PortalMadura) – Sekelumit perjalanan wartawan PortalMadura Samauddin, selama berlibur bersama media harian di Sumenep yang tergabung dalam Jurnalis Merah Putih (JMP) di Kuta, Bali dapat menggambarkan, betapa terjaminnya keamanan dan menyatunya masyarakat setempat dengan para wisatawan asing maupun wisatawan domestik.

Pulau Madura yang kaya dengan potensi alamnya, bukan suatu yang sulit untuk menjadikan Madura sebagai tujuan wisata warga asing maupun warga lokal. Tetapi, tetap menjaga budaya dan adat istiadat yang dimiliki masyarakat Madura. Bukan berarti Madura harus kehilangan jati dirinya karena ingin menjadi tujuan wisata.

PortalMadura menyajikan kehidupan malam di Kuta Bali, bukan berarti di Madura harus disajikan serupa seperti yang telah dipaparkan. Namun, lebih pada keamanan pengunjung dan kenyamanan pada investor dalam menanamkan modalnya yang akan berdampak positif pada ekonomi masyarakat setempat.

Catatan kecil PortalMadura selama melakukan diskusi dengan wartawan senior di Bali. Bahwa, semua komponen masyarakat, termasuk media massa saling menjaga dan merasa saling memiliki dengan potensi wisata di Bali. Sehingga, para wisatawan yang datang maupun wisatawan yang ingin tahu wisata di Bali terasa sejuk dan tidak dihidangkan rasa tidak aman.

Rahmat, wartawan Okezone.com yang bertugas di Bali mengatakan, para wisatawan itu akan datang bila daerah tujuan itu aman dan nyaman. Maka, kehadiran media tentu sangat penting untuk menyajikan dengan baik dan sesuai dengan fakta di lapangan.

iklan hari santri

“Porsi mendidik harus lebih besar dalam sajian berita. Tapi, bukan berarti harus menutupi hal-hal yang dinilai kurang baik,” tegas Rahmat, dalam pertemuan dengan wartawan Sumenep, di Hotel Catur Adi Putra, Jl. Bukit Tunggal No 35, Denpasar, Bali, beberapa waktu lalu.

Di Bali, bukan tidak ada kejadian kriminal yang membuat sebagian orang tidak nyaman. Namun, media tetap memberitakan. “Selama itu benar-benar terjadi, kami juga menulis. Tetapi, tetap memberi porsi pada penegak hukum dan tidak membuat resah bagi wisatawan asing maupun lokal,” ujarnya.

Keterlibatan semua pihak dalam usaha membangun Madura, yakni salah satunya melalui pembangunan wisata, tentu menjadi modal utama. Saling menjaga dan menahan diri serta tidak hanya berkutat pada konflik aliran dan kekuasaan yang ujung-ujungnya memecah silaturrahmi sesama warga Madura.

Merujuk pada sambutan Bupati Sumenep, A Busyro Karim dalam acara launching PortalMadura.Com, bahwa para pemilik modal atau investor sudah banyak yang akan masuk Madura. Tetapi masih berfikir dua kali soal keamanan.

“Potensi diwilayah kita cukup banyak dan sangat mungkin untuk dikembangkan sehingga berdampak positif pada ekonomi masyarakat sekitar. Namun, para investor itu selalu muncul pertanyaan, apakah kami aman bila menanamkan modal,” ujar bupati menirukan pemilik modal.(htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.