oleh

Manfaat Buah Bligo Bagi Kesehatan

PortalMadura.Com – Apakah Anda tahu buah bligo?. Tanaman menjalar atau merambat yang mempunyai batang kayu lunak, berbulu dan berwarna hijau ini nama ilmiahnya adalah benincasa hispida.

Nama lain yang dikenal yaitu baligo, blonceng, atau kundur. Buah ini memiliki daun tunggal, bulat, tepi rata, ujung tumpul dan pangkal membulat. Bentuknya bulat lonjong, panjangnya bisa mencapai 2 meter. Saat dibelah, terlihat sederet biji-bijian dengan daging berwarna putih.

Sebenarnya bligo adalah buah semusim, tetapi buahnya dapat bertahan dalam waktu yang lama, bahkan berbulan-bulan. Tapi sayangnya, buah ini tidak lagi populer di negeri ini, apalagi bagi generasi sekarang. Buah ini hanya dijumpai di pasar-pasar di kota kecil, sesekali masih dapat dijumpai di pasar swalayan tertentu atau toko buah khusus.

Tapi, di negara lain seperti Filipina, buah bligo segar diolah untuk dijadikan sirup, dan sebagian masyarakat masih memanfaatkannya untuk obat masalah pernapasan.

Buah bligo sangat kaya akan kandungan air, jadi ia dipercaya mampu mengatasi gejala panas dalam, demam, radang tenggorokan, serta bibir pecah-pecah.

Sedangkan di Tiongkok, buah bligo diolah menjadi manisan yang dinamakan tang kwee, yang berarti labu musim sejuk. Di Malaysia, manisan buah bligo dikenal sebagai candied fruit winter melon.

Dilansir PortalMadura.Com, Senin (3/2/2020) dari laman Satuharapan.com, Wikipedia menyebutkan, buah ini awalnya dibudidayakan di Asia Tenggara, namun saat ini juga ditanam di Asia Timur dan Selatan.

Dalam bahasa Inggris, buah tumbuhan ini dinamakan wax gourd, white gourd, dan ash gourd, merujuk pada kulitnya yang bersaput tepung. Sementara, warga Amerika menamakannya winter melon, melihat kulit yang seolah-olah putih berselimut salju.

Di Indonesia, namanya pun bermacam-macam. Jika di Jawa disebut bligo atau belonceng, di lain daerah berbeda pula namanya, seperti butong (Dayak), gundur (Gayo), kundue (Minangkabau), kundo (Aceh), undru (Nias), sardak (Lampung), baligo, leyor (Sunda), bhaligu, kondur (Madura), laha (Irian), kudul (Simalur), atau kunrulu (Bugis).

Tahukah Anda, bunganya bligo ini tunggal dan berkelamin dua. Biasanya, tumbuh di ketiak daun, dengan mahkota berbulu halus, berwarna kuning. Buahnya buni, bulat memanjang, berdaging, panjang 15-20 cm, warna hijau berselaput putih. Bagian yang dimanfaatkan adalah biji dan buah.

Khasiat Bligo

Pada zaman dulu, lapisan luar kulit buah bligo digunakan untuk membuat lilin. Di Tiongkok, kulit buah, isi buah, jus, dan biji kundur, digunakan sebagai obat untuk merangsang buang air kecil dan air besar, penawar demam panas, wasir, lebam atau bengkak, tonik, sakit usus, sakit buah pinggang, kencing manis, dan lemah limfa.

Di balik namanya yang beraneka macam, hal itu menunjukkan bahwa bligo dikenal luas karena manfaatnya. Secara tradisional, bligo dianggap memiliki sifat khas yang mendinginkan dan mampu membersihkan paru-paru. Bligo juga berkhasiat untuk menguatkan organ hati (liver), ginjal, sebagai peluruh dahak pada saat batuk, mengatasi panas dalam, dan melancarkan kemih.

Sebagaimana hasil pelitian Teguh Setiawan Wibowo dari Fakultas Farmasi Universitas Surabaya, dikutip dari situs ubaya.ac.id, menyatakan, rebusan biji labu bligo dapat menurunkan kadar glukosa darah hewan uji hiperglikemia sebesar 8,07 persen dibandingkan kelompok kontrol, dan 15,96 persen dibandingkan kelompok pembanding.

Penelitian Manish A Rachchh dan Sunita M Jain seperti dimuat dalam Indian Journal of Pharmacology, publikasi resmi dari Masyarakat Farmasi India, seperti dikutip dari ncbi.nlm.nih.gov menyebutkan, ekstrak metanol buah ini memiliki antiulcer, antiinflamasi, antihistamin, dan aktivitas antidepresan.

Buah yang dikenal sebagai bhuru kolu atau safed kolu (dalam bahasa Gujarati), petha (Hindi), dan kushmanda (Sansekerta) ini, secara tradisional di India telah digunakan secara luas untuk pengelolaan gangguan kemih. Seperti dikutip dari sciencedirect.com, minyak ekstrak eter minyak biji bligo dapat menghambat hiperplasia testosteron pada prostat tikus, walaupun perlu penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efeknya pada manusia.

Baca Juga : Manfaat Daun Anting-anting Bagi Kesehatan, Salah Satunya Bisa Obati Muntah Darah

Tidak hanya itu, penelitian bligo juga dilakukan Nurul Aqilah Mohd Zaini, Farooq Anwar, Azizah Abdul Hamid, Nazamid Saari, dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Pangan, Universiti Putra Malaysia, juga Departemen Kimia dan Biokimia, Universitas Pertanian Faisalabad Pakistan, seperti dikutip dari researchgate.net.

Bligo merupakan buah bergizi, karena menyediakan sumber gula alami, asam amino, asam organik, unsur-unsur mineral, dan vitamin. Buah ini dianggap mengandung sejumlah properti obat seperti antidiare, antiobesitas, antiulkus, antioksidan, dan diuretik, dan bernilai ekonomi tinggi.

Para peneliti itu juga menyebutkan bligo banyak digunakan untuk pengobatan epilepsi, maag, dan gangguan saraf lainnya dalam sistem pengobatan asli dari Asia. Demikian penjelasan mengenai sejumlah manfaat buah bligo bagi kesehatan. Semoga bermanfaat.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : Satuharapan.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar