Mengapa Orang yang Takut Setan Dianggap Bodoh? Ini Alasannya

  • Bagikan
Takut hantu
ilustrasi

PortalMadura.Com – Sebagian orang merasa takut pada makhluk halus terutama setan. Selain penampakannya yang menyeramkan, setan merupakan musuh nyata karena bisa menyesatkan manusia.

Oleh karena itu, sebagai manusia yang diberikan kesempurnaan oleh Allah SWT sepatutnya Anda tidak takut pada selain Allah. Namun wajarkah Anda merasa takut pada setan seperti kalangan jin?. Ataukah hal itu dikatakan perbuatan yang bodoh?.

Berikut tiga alasan orang yang takut pada setan (kalangan jin) telah melakukan kebodohan:

Kedudukan Manusia Lebih Tinggi dari Jin, Karena Manusia Telah Allah Jadikan Sebagai Khalifah
Misalnya, ada seorang direktur perusahaan yang takut pada seorang Office Boy (OB), bukankah hal itu terdengar aneh?. Karena normalnya OB lah yang takut pada direktur, takut dipecat, takut menyinggung perasaan. Apa alasannya seorang direktur takut pada bawahannya?.

Ingatlah, bahwa Allah menjadikan Anda khalifah di muka bumi, manusia telah dimuliakan dan dilebihkan dengan kelebihan sempurna dibandingkan makhluk lainnya termasuk jin dan malaikat.

“Dan (ingatlah) tatkala Rabbmu berkata kepada malaikat , ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan di bumi seorang khalifah’. Berkata mereka, ‘Apakah Engkau hendak menjadikan padanya orang yang merusak di dalamnya dan menumpahkan darah, padahal kami bertasbih dengan memuji Engkau dan memuliakan Engkau?’. Dia berkata, ‘Sesungguhnya Aku lebih mengetahui apa yang tidak kamu ketahui” (QS. Al Baqarah : 30).

“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan” (Al-Israa’ : 70).

Dengan Satu Kata Saja Setan Bisa Mengecil Seperti Lalat
Ketika aku dibonceng Rasulullah tiba-tiba unta beliau tergelincir. Serta merta aku mengatakan, “Celakalah setan.” Maka beliau bersabda: “Jangan kamu katakan, ‘celakalah setan,’ sebab jika kamu katakan seperti itu maka setan akan membesar sebesar rumah dan dengan sombongnya setan akan berkata; ‘itu terjadi karena kekuatanku’. Akan tetapi, ucapkanlah ‘Bismillah’ sebab jika engkau mengucapkan basmalah setan akan mengecil hingga seukuran lalat” (HR. Abu Dawud).

Jika Anda menganggap setan kuat dan besar, maka hal itu akan menjadi benar. Setan akan membesar sebagaimana prasangka keliru Anda, akan tetapi jika Anda tidak takut pada setan, maka setan takkan memiliki kekuatan sedikit pun terhadap diri Anda.

Jadi, cukuplah disebut bodoh seseorang yang memberi ‘kekuatan’ pada setan karena merasa takut pada makhluk Allah yang sebenarnya lemah tersebut.

Tipu Daya Setan Lemah
Ketika takut pada sesuatu yang lemah, anggaplah semut, bukankah itu aneh?. Allah berfirman: “Sesungguhnya tipu daya setan itu lemah” (QS. An-Nisa’: 76).

Jika ada orang yang pernah melihat kekuatan setan yang tampak besar, bisa jadi karena orang tersebut percaya bahwa setan punya power. Ingatlah, setan hanya bisa berkuasa terhadap orang yang tidak beriman pada Allah.

“Sesungguhnya setan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Rabb-nya. Sesungguhnya kekuasaannya (setan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah” (QS. An Nahl: 99-100).

Maka dari itu, semoga Anda bisa menyadari bahwa ketakutan yang harus ditumbuhkan adalah takut pada Allah karena melanggar laranganNya, bukan takut pada makhluk-Nya. Wallahu a’lam. (ummi-online.com/Desy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.