oleh

Mengundurkan Diri, Hatta Rajasa Tunjukan Sikap Negarawan Sejati

PortalMadura. Com, Jakarta – Keputusan Hatta Rajasa untuk mengundurkan diri dari jabatan Menteri Koordinator Perekonomian dalam cabinet Indonesia Bersatu jilid II mendapat tanggapan dari berbagai pihak.

Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman mengatakan pengunduran diri Hatta Rajasa dari kursi Menteri sangatlah tepat. Pasalnya, Hatta menunjukan sikap serius untuk maju sebagai Cawapres pada pilpres 9 juli nanti.

“Pengunduran diri Hatta Rajasa adalah simbol dari sebuah sikap kesatria, ini menunjukan bahwa ia serius dalam berkompetisi di kancah Pilpres, apapun hasil yang ia terima, ia bisa  berlapang dada karena sudah menunjukan sikap yang benar dan terhindarkan dari dugaan penyalahgunaan wewenang dan menggunakan fasilitas Negara untuk kepentingan pribadi”, tegas Jajat, Dalam rilisnya yang di terima redaksi PortalMadura.Com, Rabu(14/5/2014).

Jajat menambahkan, pengunduran diri Hatta serta tekad untuk mentaati peraturan yang berlaku menunujukan sikap negarawan Hatta. Tampak disini Hatta tidak haus akan sebuah jabatan, serta lebih siap mengahadapi konsekuensi dan kemungkinan yang ada dari hasil pemilihan Presiden nanti. Pasalnya, semua diserahkan kepada rakyat yang akan menjadi penentu menang atau kalah.

Mundurnya Hatta sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian karena akan menjadi cawapres mendampingi capres Partai Gerindra Prabowo Subianto, memberikan kesan positif dan patut dibuat sebagai pembelajaran tentang bagaimana berpolitik yang baik dan sesuai etika.

“Ada beberapa pemimpin yang mencari aman, mereka sudah deklarasi untuk maju dalam sebuah kampanye, namun takut untuk kehilangan jabatan yang sedang mereka pegang. Pemimpin seperti ini harus dicurigai, apakah mereka bertarung untuk rakyat atau semata-mata untuk jabatan yang lebih tinggi.” Tutup Jajat.(nia)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.