Menyuapi Istri Bisa Dapat Pahala, Ini Penjelasannya dalam Islam

Avatar of PortalMadura.com
Menyuapi Istri Bisa Dapat Pahala, Ini Penjelasannya dalam Islam
Ilustrasi (Aekbila)

PortalMadura.Com – Salah satu cara romantis memanjakan pasangan yaitu menyuapi istri. Hal ini perlu dilakukan sebagai bentuk perhatian dan juga memupuk rasa kasih dan sayang kepada pasangan.

Meskipun terkadang, sebagian orang berpikiran bahwa jika disuapi seperti anak kecil yang baru belajar makan. Padahal tidak ada salahnya aktivitas ini dilakukan. Apalagi dalam Islam, menyuapi istri atau pasangan bisa mendapat pahala.

Lantas, bagaimana Islam menyikapi hal ini? Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman popmama.com, berikut ini penjelasan mengenai aktivitas menyuapi istri yang mendapat pahala:

Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Perlu Dilakukan

Menjaga hubungan suami istri bisa dilakukan dengan cara apa saja. Ini tentu akan baik dan membuat bahtera rumah tangga menjadi lebih membahagiakan.

Demi mendapatkan hubungan yang hangat satu sama lain, maka pasangan suami istri bisa melakukan beberapa cara diantaranya menjaga komunikasi agar tetap terbuka. Ini juga termasuk melayani satu sama lain sebagai cara untuk memberikan sebuah perhatian.

Jika faktor tadi sudah dijalankan, maka akan menumbuhkan rahmah atau cinta dalam rumah tangga. Hal ini tentu berpengaruh dalam kelangsungan hidup selamanya bersama pasangan.

Diberi Pahala, Meski Hanya Menyuapi Istri

Perlu Anda ketahui, bahwa konteks menyuapi istri ini bukan semata-mata menyuapinya saja. Melainkan dapat diartikan sebagai pemberi nafkah antara suami ke istrinya.

Dalam kitab Shahih Bukhari, terdapat hadis yang diriwayatkan oleh Sa’ad bin Abi Waqash yang menjelaskan bahwa nafkah yang diberikan suami kepada istri harus mengharapkan rida Allah SWT.

Dengan begitu, suami pun akan diberi ganjaran pahala. Bahkan, menyuapi istri akan bernilai sebagai pahala juga, lho.

Seperti dalam hadis yang artinya: “Dan sesungguhnya jika engkau memberikan nafkah, maka hal itu adalah sedekah, hingga suapan nasi yang engkau suapkan ke dalam mulut istrimu.“

Menyuapi Istri dengan Mengharap Rida Allah

Biasanya suami hanya menyuapi istri ketika sedang bercanda di meja makan. Namun jangan salah, jika menyuapi istri ini sambil berniat mengharap rida Allah, maka akan dapat pahala.

Hal ini diterangkan oleh Ibnu Hajah Al-Atsqalani dalam kitabnya yang berjudul fathul bari, menjelaskan mengenai aktivitas suami yang menyuapi istrinya, berikut penjelasannya:

“Imam An-Nawawi mengatakan, suatu aktivitas bila sesuai dengan kebenaran maka tidaklah mengurangi nilai pahala karena menyuapkan tangan ke mulut istri biasanya dilakukan saat bercanda dengannya, tentu saja hal tersebut bercampur dengan nafsu syahwat. Akan tetapi bila hal ini tujuannya mengharapkan pahala dari Allah, niscaya ia akan memperolehnya dengan karunia dari Allah.”

Dapat kita pahami bahwa ketika menyuapi istri hanya niat bercanda dan melibatkan nafsu syahwat, maka tidak mendapatkan pahala.

Jika menyuapi istri ini dilakukan atas dasar mengharap rida Allah, tentu saja suami akan mendapatkan perbuatan yang bernilai lebih, yaitu pahala dari Allah SWT.

Nah, itulah sedikit penjelasan terkait menyuapi pasangan yang bisa mendatangkan pahala. Apalagi jika melakukan aktivitas baik tersebut sambil mengharap rida Allah.

Semoga Anda dan pasangan selalu diberikan keberkahan serta dipermudah dalam segala urusan rumah tangganya, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.