Minta Naikkan Gaji, Ratusan Perawat Datangi Kantor DPRD Sumenep

  • Bagikan
Minta Naikkan Gaji, Ratusan Perawat Datangi Kantor DPRD Sumenep
Suasana saat perawat melakukan audiensi dengan anggota Komisi IV DPRD Sumenep (Foto: Samsul Arifin)

PortalMadura.Com, Sumenep – Ratusan perawat yang tergabung dalam Forum Perawat Pondok Kesehatan Desa (FP Ponkesdes) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendatangi kantor DPRD setempat.

“Kedatangan kami ke sini untuk mengadukam status kami yang tidak jelas. Kami diangkat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang secara kelembagaan di limpahkan ke kabupaten masing-masing,” kata Ketua FP Ponkesdes Jatim, Ahmad Iksan, yang mendampingi ratusan perawat PTT Sumenep, Kamis (26/12/2019).

Ia menyampaikan, di Kabupaten Sumenep ini terdapat sekitar 300 perawat yang ditugaskan di desa-desa. Mereka selama ini mendapatkan gaji sebesar Rp 1.833.000 per orang per bulan.

“Di kabupaten lain gajinya sudah di atas Rp 2 juta. Kami meminta agar di Sumenep ini mereka juga mendapatkan upah UMK tertinggi di Jawa Timur, yaitu sebesar Rp 4 juta,” pintanya.

Disinggung soal keinginannya diangkat menjadi ASN, pihaknya mengaku bukan wewenangnya. Tapi wewenang pemerintah pusat.

“Kalau diangkat menjadi ASN, bagi kami itu berlebihan, karena itu kewenangan pusat. Jadi kami minta agar gaji kami diperhatikan,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV, Moh. Hasan menjelaskan, pihaknya akan merekomendasikan ke pemerintah daerah terkait tuntutan para pahlawan kesehatan tersebut, termasuk tuntutan kenaikan gaji mereka.

Baca Juga : Jumlah Penumpang Bus di Sumenep Meningkat

“Soal tuntutan mereka ingin upah yang tinggi, tidak ada salahnya selama keuangan kita mampu. Tapi setidaknya harus sesuai UMK,” jelas Moh Hasan singkat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.