Mobil Anda Dibalut Stiker? Ini Cara Mudah Merawatnya

Mobil Anda Dibalut Stiker? Ini Cara Mudah Merawatnya
Ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Merawat mobil adalah hal penting yang perlu dilakukan oleh pemiliknya. Khususnya bagi para pecinta modifikasi yang biasanya selalu ada cara untuk memperbagus tampilan kendaraan seperti ditempelnya stiker.

Penggunaan stiker atau body wrapping pada bodi kendaraan perlu di jaga dan dirawat. Karena jika tidak akan mengurangi penampilan dari mobil Anda. Nah, bagaimana cara merawatnya?. Yuk simak penjelasan dari spesialisnya.

Dilansir PortalMadura.Com Sabtu (11/2/2017), pada laman viva.co.id, Spesialis cutting sticker dari Pacman Sticker, Galih Sugiyanto mengungkapkan, cara perawatan mobil yang dilapisi stiker tidak lah sulit. Namun perawatan harus disesuaikan dengan karakteristik bahan. “Perawatannya mudah, tapi tiap jenis stiker memiliki perawatan berbeda, model glossy, doff dan krom itu merawatnya beda,” kata Galih.

Dia mengungkapkan, mobil yang dilapisi stiker tidak boleh terlalu sering dipoles. Apalagi jika stiker yang digunakan adalah model glossy. Dia menyarankan pemilik harus memoles setiap tiga bulan sekali. “Kalau glossy, kita poles manual tiga bulan sekali saja sudah cukup. Saat memoles hindari penggunaan kain kasar supaya kualitas dari stiker tersebut tetap bagus,” ujarnya menambahkan.

Sebenarnya, stiker doff tidak memerlukan perawatan khusus. Pemilik cukup mencuci mobil seperti biasa untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada bodi kendaraan. “Stiker doff tidak boleh kena obat poles. Cukup cuci saja, karena kalau kena obat poles bisa menimbulkan bercak pada stiker juga bisa merusak cat,” ungkap dia.

Sedangkan stiker krom, harus memerlukan perawatan khusus. Ketika melakukan pencucian, bodi kendaraan harus dibilas dengan kain sintetik. Tidak disarankan menyemprot mobil berstiker krom dengan air bertekanan.

“Kalau pakai air bertekanan tinggi bisa merusak perekat di dalamnya, kalau ada kotoran bisa dicuci pakai sampo mobil. Mobil berstiker juga tidak boleh kena sinar matahari terlalu lama,” ungkapnya. (viva.co.id/Putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.