Muslimah, Ini 4 Keteladanan dari Seorang Khadijah yang Patut Anda Tiru

  • Bagikan
Keteladanan dari Seorang Khadijah yang Patut Anda Tiru
ilustrasi

PortalMadura.Com – Salah satu istri pertama Rasulullah yang mendukung, menghibur dan menguatkan hati Rasulullah di masa-masa awal kenabian, yaitu Khadijah Binti Khuwalid. Wanita pertama yang masuk Islam ini tumbuh dalam lingkungan keluarga yang terhormat dan termasuk seorang saudagar yang sukses, cantik dan cerdas.

Selain itu, keimanan Khadijah lahir dari ketajaman pandangan, keyakinan, kepercayaan, dan kesuciannya. Ia adalah istri yang Salehah. Untuk itu, wanita muslimah perlu mencontoh keteladanan yang dimiliki Khadijah.

Berikut empat keteladanan Khadijah yang patut ditiru:

Seorang Saudagar yang Mandiri
Khadijah adalah seorang pengusaha yang sukses. Ia sadar bahwa kekayaan bisa membuat orang berfoya-foya. Maka, ia berusaha mengelola kekayaan keluarganya dan menghindari perbuatan sia-sia tersebut. Kesuksesan Khadijah sebagai seorang saudagar adalah bukti bahwa wanita bukan makhluk yang lemah atau bodoh.

Tidak Menilai Pria dari Kekayaan
Sebagai wanita cantik dan kaya, banyak pria yang melamar Khadijah. Beberapa pelamar itu adalah orang-orang yang berasal dari keluarga kaya dan bersedia membayar berapa pun mahar yang diinginkan Khadijah. Tetapi, wanita mulia itu menolak lamaran mereka dengan halus. Harta bukanlah satu-satunya penilaian dalam memilih pasangan hidup.

Tidak Gengsi Melamar Terlebih Dulu
Meski wanita, Khadijah lebih dulu menyatakan keinginannya untuk menikah dengan Rasulullah. Melalui sahabatnya, ia menyampaikan keinginannya itu. Inilah cara bagi para wanita supaya tidak malu atau takut mengutarakan keinginan hatinya menikah dengan seorang pria yang berakhlak mulia.

Istri yang Taat kepada Suami
Khadijah tahu bahwa tugas seorang istri adalah mendampingi suami. Ia mendedikasikan kekayaan yang ia miliki sepenuhnya untuk mendukung misi dakwah Rasulullah. Dalam membantu Rasulullah, Khadijah menggunakan pikiran cerdik. Ia hadapi semua tantangan dengan keberanian dan keteguhan hati. Bahkan, tidak pernah sekali pun ia merasa resah. Wallahu A’lam. (islampos.com/Salimah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.