Natal dan Tahun Baru Diperkirakan Diwarnai Hujan Lebat

  • Bagikan
Natal dan Tahun Baru Diperkirakan Diwarnai Hujan Lebat
Ilustrasi: Seorang pria berlari menembus hujan (Selim Korkutata - Anadolu Agency)

PortalMadura.Com – Libur perayaan Natal dan Tahun Baru diperkirakan akan diwarnai hujan lebat dan potensi cuaca ekstrem, ujar Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Sudah 74 persen wilayah Indonesia sudah memasuki musim penghujan,” ujar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam siaran pers, Selasa (24/12/2019).

“Biasanya hujan turun menjelang siang dan sore hari”.

Masyarakat pesisir, nelayan, dan wisatawan harus mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di beberapa wilayah perairan Indonesia.

Pada periode 23–28 Desember 2019, jelas Dwikorita, gelombang setinggi 1.25 – 2.5 meter (Moderate Sea). Sementara untuk tanggal 27–28 Desember 2019 terjadi peningkatan gelombang laut setinggi 2,5-4 meter.

Dwikorita mengimbau, masyarakat juga waspada dengan potensi bencana hidrometeorologi. Misalnya hujan disertai angin kencang yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang/roboh.

Masyarakat diminta tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat dan petir.

“Para nelayan sebaiknya menunda kegiatan penangkapan ikan secara tradisional hingga gelombang tinggi mereda,” ujar dia.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.