oleh

Nelayan Sumenep Alami Paceklik

SUMENEP (PortalMadura) – Cuaca buruk sejak sebulan terakhir ini membuat sebagian nelayan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kelimpungan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Tak sedikit diantara mereka yang menggadaikan maupun menjual barang berharga seperti emas. Namun yang disesalkan bagi mereka ketika harus berurusan dengan para rentenir.

“Cuaca masih belum bersahabat untuk nelayan. Selama ini hanya di rumah dan tidak ada aktifitas lain untuk menupang ekonomi keluarga. Ya, terpaksa harus menjual barang-barang yang ada,” kata Mulyadi, salah seorang nelayan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Sabtu (01/02/14).

Dia akui jika pada saat musim angin, para nelayan tidak mempunyai solusi lain untuk menupang ekonomi keluarga, sehingga bagi nelayan yang hidupnya pas-pasan akan mengalami paceklik.

“Ada juga yang mengalami paceklik,” katanya sambil berharap ada program cerdas dari pemerintah.

Nelayan lain, Sattari mengemukakan, selama musim angin atau yang sering bertepatan dengan bulan 12 atau awal tahun, tak ada peluncuran program dari pemerintah. Namun, pada saat nelayan aktif melaut justru ada program bagi nelayan.

“Yang sangat dibutuhkan itu, pada cuaca buruk seperti sekarang. Kalau ada program berupa pinjaman lunak, maka nelayan tidak akan terjerat pada rentenir,” tandasnya.(arif/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE