oleh

Oli Rembes dari Ruang Mesin? Jangan Diabaikan, Ini Bahayanya

PortalMadura.Com – Tidak bisa dipungkiri, kendaraan tidak melulu bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Ada waktunya mobil yang Anda tunggangi mengalami masalah. Sedangkan permasalahan yang sering terjadi yaitu pada bagian mesin.

Bagaimana tidak, komponen ini kerap menjadi bagian yang selalu bekerja keras ketika mobil digunakan. Salah satu masalah pada mesin yaitu oli yang mulai rembes pada sela-sela mesin. Mengabaikannya tentu akan membuat Anda kewalahan sendiri, karena berbahaya jika dibiarkan begitu lama.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

Dilansir PortalMadura.Com, Senin (20/9/2021) dari laman Liputan6.com, Menurut Arce Meyer, tuner dari Whooosah Tuning, jika hal tersebut dibiarkan terlalu lama maka akan membahayakan sektor mesin itu sendiri. Bahkan, bukan tidak mungkin akan menyebabkan kebutuhan pelumas pada mesin akan menjadi berkurang.

“Kalau oli seal jebol atau keluar, maka olinya akan habis dan mesinnya akan rontok. Oli seal ini kan menahan oli agar tidak keluar dari bagian mesin, kalau itu lepas, maka oli akan keluar dan akhirnya semua komponen mesin akan hancur jika olinya kosong,” ujar Arce Meyer.

Jika pada mobil sudah ditemukan masalah seperti itu, maka Arce menyarankan agar segera untuk melakukan perbaikan. Penggantian komponen seperti itu menjadi hal yang wajib agar tidak membahayakan performa mesin serta komponen di dalamnya.

“Kalau kasus oli seal, seperti seal kruk as, noken as, atau apapun juga. Kalau seal itu terlepas, maka oli di dalam itu keluar. Maka oli akan berkurang dan performa untuk pelumasan di bagian mesin akan menjadi kerusakan serius nantinya,” tambah Arce.

Melihat adanya permasalahan pada oli rembes, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan, terutama bahan baku yang digunakan untuk membuat oli seal tersebut.

Ini biasanya disebabkan karena bahan baku yang kurang bagus, sehingga ketahanan dari produk tersebut tidak akan maksimal. Jika sudah seperti itu, nantinya komponen seal tidak akan dapat menahan oli.

“Ya tergantung, harusnya sih enggak. Mungkin bahannya, atau ketahanan dari seal sendiri ada yang kurang. Ya balik lagi, bahan yang digunakan seperti apa, pemasangannya gimana, tapi harus jelas dulu seal mana yang rusak,” tandasnya.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar