oleh

Orang Mati Masuk DPS

Sumenep (Portal Madura)–Sekitar 1.400 warga  Sumenep yang sudah mati, kini masih tercatat sebagai pemilih untuk pemilihan legislatif (Pileg) April 2014 mendatang.

Temuan ini terungkap, ketika Komisi Pemilihan Umum Darah(KPUD) Sumenep, melakukan pengecekan ke lapangan, menyesuaikan daftar pemilih tetap (DPT) yang harus selesai pada Jumat (13/9/2013) mendatang.

Selain orang mati yang tercatat, juga ditemukan ratusan nama ganda, sehingga KPU terpaksa mencoret nama warga yang telah meninggal dan nama ganda itu dari daftar pemilih sementara (DPS).

Komisioner KPU Sumenep, Ali Fikri, Jumat(6/9/2013) mengatakan, pencoretan itu dilakukan karena tidak ingin nama orang yang sudah mati nanti muncul di DPT. Dan jumlah warga pemilih yang sudah diperbaiki sekarang sebanyak 913.770 orang.

“Setelah kami cek data yang ada di DPS, ternyata ditemukan ribuan orang yang sudah mati dan nama nama ganda masih tercatat di DPS,” kata Ali Fikri.

iklan hari santri

Dijelaskan, hingga saat ini KPU Sumenep, terus melakukan pengecekan terhadap DPS. Sehingga warga yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, tercatat dengan baik dan bisa memberikan suaranya pada pileg 2014 nanti.

“Kami masih terus melakukan pengecekan terhadap DPS yang ada sebelum masuk pada DPT Pemilu 2014 mendatang. Kami bersama jajaran terus berbenah, supaya warga yang sudah memenuhi syarat benar-benar tercatat sebagai pemilih,” ucapnya.

Ali Fikri berharap, setelah penetapan DPT  tidak ada warga yang sudah berhak dan memenui syarat, namun  tidak tercatat di DPT. Sebaliknya warga yang tidak layak maupun yang sudah meninggal, tidak tercatat lagi sebagai calon pemilih.

“Warga yang merasa memenuhi syarat sebagai pemilih dan belum tercatat dalam DPS hingga penetapan DPT, supaya melaporkan kepada panitia pemungutan suara (PPS) agar namanya dicatat sebagai calon pemilih,” paparnya.

Sementara itu sesuai jadwal tahapan dari KPU RI, penetapan DPT Pemilu 2014 oleh KPU kota/kabupaten dijadwalkan pada 13 September 2013 dan selanjutnya diumumkan pada 20 September 2013.


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.