Orang Tua, Lakukan 7 Cara untuk Ajari Anak Puasa Ramadan

Editor: Desy Wulandari
Orang Tua, Lakukan 7 Cara untuk Ajari Anak Puasa Ramadan
Ilustrasi (Sukabumi update)
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Bulan Ramadan 1443H/2022M akan segera tiba. Oleh karena itu, persiapan menghadapi bulan yang penuh ampunan itu sudah harus mulai dilakukan. Tidak terkecuali, orang tua yang akan mengajari anaknya berpuasa.

Namun sebelum itu, orang tua harus mengenalkan dahulu tujuan dan keutamaan puasa Ramadan kepada anaknya. Dengan hal ini, akan menambah semangat anak dalam belajar berpuasa. Selain itu, orang tua tidak boleh memaksa anak untuk berpuasa jika si buah hati tidak ingin berpuasa. Orang tua harus mendukung dan terlebih tahu menjaga kondisi anak saat berpuasa.

Ada beberapa cara yang perlu dilakukan orang tua agar anak kuat berpuasa di bulan Ramadan. Apa saja? Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman okezone.com, berikut ini penjelasannya:

Jangan Beri Paksaan

Hal lain harus diperhatikan orangtua saat anak berkata mau puasa dan kebetulan ini merupakan puasa pertamanya adalah jangan paksa untuk seperti layaknya orang dewasa. Artinya, kalau di tengah jalan dia bilang perutnya sakit atau tubuhnya terlihat sangat pucat, maka puasa harus dihentikan.

Lakukan Puasa Secara Berkala

Setidaknya si kecil sudah tahu bagaimana rasanya puasa. Soal durasi waktunya, disarankan untuk 3 sampai 5 jam terlebih dulu untuk berpuasa. Kalau anak sudah kuat dan tidak ada masalah, bisa dinaikkan ke setengah hari. Jadi, orangtua jangan marah kalau anaknya yang belum baligh puasa setengah hari karena bagi mereka puasa belum wajib.

Baca Juga:  Ziarah Makam Raja Joharsari, Baca Surah Ini Agar Allah Cepat Kabulkan Hajatnya

Perhatikan Menu Sahur dan Buka

Salah satu hal penting yang harus dipahami orangtua ketika anak ingin berpuasa adalah memastikan asupan asam amino tubuhnya tetap terjaga.

Tidak lupa, usahakan si kecil mengonsumsi buah dan sayur yang cukup selama buka puasa maupun sahur. Ini menjadi penting supaya gizinya terpenuhi dengan baik.

Kurangi Aktivitas Fisik Anak

Usahakan orangtua membatasi aktivitas fisik anak. Mungkin yang tadinya sangat aktif, diminta untuk lebih sedikit tenang dan beri pemahaman ke anak dengan cara yang penuh sayang dan lemah lembut kenapa dia harus lebih kalem kalau sedang berpuasa.

Jangan Marahi Anak Kalau Susah Bangun Sahur

Soal bangun sahur, buat orang dewasa saja bukan hal yang mudah, jadi Anda jangan kemudian kesal atau memarahi anak yang susah sekali dibangunkan. Coba beri penjelasan keesokan harinya. Tapi kalau akhirnya bisa bangun, lalu dia menolak sahur, ya jangan marah juga. Setidaknya si kecil sudah tahu kalau ada yang namanya jam sahur.

Baca Juga:  5 Doa Malam Pertama yang Perlu Pasutri Amalkan

Orangtua Panutan Anak

Hal ini yang mungkin terlupakan oleh banyak orangtua. Ya, mereka tidak sadar kalau si kecil adalah peniru ulung dan karena itu posisikan diri Anda sebagai contoh terbaik buat anak-anak.

Beri Pujian

Buat para orangtua juga jangan pelit pujian ketika anak sudah mencapai level yang dia sanggupi saat berpuasa Ramadan. Setiap usaha anak harus dihargai. Kalau perlu, beri hadiah supaya anak lebih semangat.

Wallahu a’lam bishawab.


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.