Orang Tua Muslim, Ini Cara Bentuk Generasi Qurani pada Anak

  • Bagikan
Orang Tua Muslim, Ini Cara Bentuk Generasi Qurani pada Anak
Ilustrasi

PortalMadura.Com – Memiliki anak yang sesuai dengan harapan dan keinginan merupakan dambaan setiap orang tua. Kehadiran buah hati yang seperti itu tentu akan membuat orang tua bahagia semasa hidupnya.

Bagi sebagian orang tua menganggap bahwa anak yang tumbuh dengan berkualitas dan berkuantitas, dialah yang akan menegakkan agama sesuai dengan Al-Quran dan as-sunnah. Oleh karena itu, tidak heran jika berbagai cara ditempuh untuk mewujudkan impian tersebut.

Akan tetapi, tidak semua orang tua berhasil mencapai tujuan itu. Karena terkadang dalam perjalanan hidup ada saja yang menjadi masalah dan penghambat. Lantas, bagaimana cara yang harus dilakuan oleh orang tua
untuk membentuk generasi Qurani pada anak?. Berikut ini penjelasannya.

Mama Dedeh dalam ceramahnya berkata, “Sebelum memiliki keturunan yang saleh dan salehah sebelumnya yang harus dilakukan oleh para orang tua wali adalah:

1. Orang tua harus memilihkan pasangan yang baik agamanya buat anaknya

2. Setelah menikah, berdoa dahulu saat di malam pertama agar jika Allah berkehendak maka Insya Allah memiliki keturunan yang saleh dan salehah

3. Setelah anak lahir adzan dan iqomatkan anak di telinga kanan dan kiri agar yang pertama kali di dengar anak adalah asma Allah

4. Aqiqah kan anak yang telah lahir. Laki-laki dua kambing, perempuan satu kambing,

5. Sunat kan anak laki-laki dan perempuan. Laki-laki wajib sunat dan wanita sunah untuk sunat”.

Jika semuanya sudah dijalani maka orangtua berperan besar dalam pendidikan anak. Orangtua sebagai pembina, pembimbing dan pemerhati tentang jalannya kehidupan anak. Mulai dari nol tahun hingga dewasa.

Pada dasarnya peran orangtua sebagai pembentuk karakter anak dimulai sejak awal yang telah dijelaskan diatas. Sebagaimana di katakan oleh Abu Fatiah dalam ceramahnya.

Beliau berkata, “Keluarga itu ibarat membentuk suatu perusahaan. Dimana ayah berperan sebagai pemimpin, direktur utama. Ibu, sebagai manager dalam semua seperti manager keuangan, dsb. Sedangkan anak merupakan hasil atau produk perusahaan yang akan pewaris dari ayah dan ibunya.”

Oleh karena itu penting bagi orang tua untuk dapat membimbing dan mengajarkan anak ke jalan yang benar sejak awal. Pembentukan anak sebagai generasi qurani dimulai dari ayah dan ibu. Ayah yang mencukupkan kebutuhan ibu dan anak. Di mulai dari awal pernikahan dengan memasukkan rezeki yang halal, memberi nafkah dari cara yang halal dan diridhoi Allah. Kemudian calon ayah dan ibu memperbanyak belajar agama terutama ibu yang merupakan madrasah (sekolah) bagi anak-anaknya.

Calon ibu juga harus senantiasa membaca, mengkaji dan mentadaburi Al Quran jika menginginkan anak yang senang membaca Al Quran.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.