oleh

Otoritas Bandara Trunojoyo akan Usulkan Penambahan Frekuensi Penerbangan Perintis Sumenep-Pagerungan

PortalMadura.Com, Sumenep – Otoritas Bandara Trunojoyo Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan mengusulkan penambahan frekuensi penerbangan pesawat perintis di jalur Sumenep-Pagerungan, kepada Kementerian Perhubungan pada tahun ini.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Penerbangan Perintis Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Dimas Maharanto menjelaskan, sesuai hasil evaluasinya, animo warga terhadap penerbangan pesawat perintis di jalur Sumenep-Pagerungan pada 2019 tinggi.

“Kalau pada tahun ini, animonya ternyata tetap tinggi atau penumpang pesawat perintis tersebut selalu penuh setiap kali terbang, kami pastikan akan mengusulkan penambahan frekuensi penerbangannya menjadi lebih satu kali dalam seminggu,” katanya, Rabu (1/1/2020).

Pada 2019, pesawat yang melayani jalur perintis di jalur Sumenep-Pagerungan milik PT ASI Pudjiastuti Aviation selalu membawa penumpang dalam kapasitas maksimal (10-12 orang) setiap kali terbang.

Pada tahun ini, PT ASI Pudjiastuti Aviation kembali menjadi operator penerbangan perintis di jalur Sumenep-Pagerungan dan memulai penerbangan pada Rabu (1/1/2020) ini.

Pesawat jenis Cessna Grand Caravan milik PT ASI Pudjiastuti Aviation yang memulai penerbangan pesawat perintis di jalur Sumenep-Pagerungan pada Rabu (1/1/2020) ini, membawa 10 penumpang atau kembali berkapasitas penuh.

“Alhamdulillah, jumlah penumpang pesawat perintis dalam penerbangan perdananya di jalur Sumenep-Pagerungan, penuh. Kami akan lihat terus perkembangannya dan kalau animo warga tetap tinggi, kami akan secepatnya mengajukan penambahan frekuensi penerbangan pesawat perintis di jalur tersebut,” ujarnya, menegaskan.

Penerbangan pesawat perintis di jalur Sumenep-Pagerungan merupakan satu paket dengan jalur Surabaya-Bawean (Gresik) dan Bawean-Sumenep yang dikelola oleh Bandara Trunojoyo.

Sesuai kontrak, jalur Surabaya-Bawean dilayani pesawat perintis sebanyak empat kali dalam seminggu, Bawean-Sumenep, dan Sumenep-Pagerungan, masing-masing sekali dalam seminggu.

Otoritas Bandara Trunojoyo berencana mengurangi kuota pelayanan di jalur Surabaya-Bawean dan selanjutnya menambah kuota di jalur Sumenep-Pagerungan menjadi dua kali dalam seminggu, jika animo warga di jalur Sumenep-Pagerungan tetap tinggi.

“Opsinya seperti itu. Namun, kalau pun nantinya kami benar-benar mengusulkan penambahan frekuensi penerbangan perintis di jalur Sumenep-Pagerungan dengan alasan animo yang tinggi, keputusan akhirnya atau persetujuannya merupakan kewenangan pihak terkait di Kementerian Perhubungan. Kami sebatas mengusulkan,” kata Dimas, menerangkan. (*)

Baca Juga :

Penulis : Slamet HD
Editor : Putri Kuzaifah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.